Kinerja Gubsu/Wagubsu Sangat Membantu Masyarakat

PMPHI Sumut: Kadis Diknas Sumut Prof Wan Orang Jujur

Senin, 21 Juni 2021 | 10:58 WIB

 

Medan, MPOL: Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat menilai kinerja Wagubsu dan Gubsu sangat membantu masyarakat Sumut dan banyak menginginkan mereka berpasangan lagi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Kata Gandi, kinerja tersebut terbukti Gubsu dan Wagubsu cepat menyahuti masyarakat, seperti baru-baru ini langsung memecat dua Direktur PDAM akibat merugikan masyarakat.

Untuk peristiwa terbaru, Wagubsu mengetahui ada kejanggalan dalam penerimaan murid baru di SMAN dan SMKN serta langsung Wagubsu memanggil Kadis Diknas Sumut namun tidak dipecat, sebab Kdis Pendidikan Sumut dapat memberi penjelasan kepada Wagubsu, bahwa kesalahan pada faktor teknis, bukan pada perencanaan dan kebijakan.

Meskipun demikian, sebut Gandi Parapat,ada juga segelintir masyarakat yang meminta Kadis Pendidikan Sumut dipecat karena terjadinya kesalahan dalam proses penerimaan siswa baru, tapi Wagubsu bijaksana, tidak serta merta bertindak memecat.

” Menurut saya, hal itu tepat, sebab kesalahan dalam penerimaan murid baru itu bisa dimaklumi karena kesalahan teknis dalam proses yang memakai alat elektronik. Tapi apapun alasanya sampai sekarang belum ada suara Wagubsu yang sumbang tentang masalah penerimaan murid baru, bararti itu kesalahan atau kelalaian yang masih bisa segera diperbaiki walaupun merugikan sebagian masyarakat Sumut”, ujar Gandi Parapat, Senin (21/6/2021) pagi di Medan.

Ditambahkan, pada kenyataannya, semenjak Prof Wan menjadi Kadis Pendidikan Sumut, sebenarnya banyak perobahan yang menguntungkan masyarakat luas, namun hal itu belum terekspos karena karakter atau sistim kerja Prof tersebut tidak begitu penting dipuji masyarakat. Yang penting kerja, kerja dan kerja.

“Kami sependapat Kadis tersebut segera diganti apabila tidak menguntungkan masyarakat Sumut, namun kami dapat info dari daerah, jika dia lebih bagus dari dua – tiga periode Kadis sebelumnya, terutama dalam era PPDB dengan system online. Tapi dalam penerimaan murid baru yang menggunakan alat elektronik banyak masyarakat yang protes. Coba kita bayangkan betapa rumitnya masalah itu, mungkin siapapun panitianya pasti ada masalah. Jadi dengan masukan baik langsung atau tidak langsung dari masyarakat, terutama dari Wagubsu harus segera dilaksanakan Prof Wan”, kata Gandi.

“Kita juga harus maklum latar belakang Kadis tersebut dosen, yang namanya dosen atau guru kerjanya lurus-lurus dan jujur, belum banyak tau spekulasi. Untung dia segera dipanggil Wagubsu untuk memperbaiki kejanggalan tersebut. Kami berharap Kadis semakin kuat menghadapi tantangan dari masyarakat luas”, tutup Gandi Parapat .**