Perketat Prokes, Wali Murid Dukung PTM

Selasa, 22 Juni 2021 | 19:55 WIB

 

Medan, MPOL: Rencana pemerintah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka( PTM) bulan Juli 2021 mendatang terus jadi sorotan.Wali murid umumnya mendukung PTM itu asalkan Protokol Kesehatan (Prokes) terus diperketat.

Hal itu dikemukakan sejumlah orangtua murid , menanggapi rencana PTM di Medan,Selasa(22/6)

Menurut Julisman Adnan,SH , PTM harus diselenggarakan mengingat selama ini belajar secara daring kurang efektif bagi pendidikan anak.Apalagi bagi orangtua yang bekerja,maka anak akan belajar sendiri,terakhir belajar campur main .Sebab daring menggunakan handphone , hasilnya mana yang belajar mana yang main handphone tidak bisa dibedakan.

Menurut Julisman, belajar itu bukan hanya mencari ilmu melainkan juga memperbaiki akhlak.”Kalau tidak belajar tatap muka ,maka untuk memperoleh akhlak itu akan sulit tercapai,” ujar praktisi hukum dari Kantor hukum Benny Harahap dan fatner tersebut.

Mengenai masih tingginya angka Covid-19 disaat rencana PTM tersebut Julisman menjelaskan, tidak ada masalah,jika kita tetap menerapkan prokes secara ketat.

Selain itu, Julisman mendukung vaksinasi kepada guru dan murid untuk meningkatkan imun tubuh mereka.”Artinya dengan penerapan Prokes secara ketat dan imun tubuh yang kuat anak-anak bisa menghindari penyebaran Covid-19 di sekolah,” ujar advokat senior itu.

Hal senada dikemukakan Darma Samudera,SH warga Marelan. Menurutnya, PTM itu sangat mendesak digelar.Pasalnya PTM itu akan merubah akhlak anak-anak selama Covid-19 ini hanya mengenal hape (dunia maya) ketimbang berinteraksi sosial.”

Selama ini anak-anak hanya mengenal dunia maya tanpa tau alam sekitarnya,” ujar alumnus Fakultas Hukum USU itu.

Menurut Darma, seharian main hape juga tidak baik bagi kesehatan anak.”Anak perlu berinteraksi dengan teman di sekolahnya tapi tetap menerapkan Prokes yang ketat,seperti memakai masker menjaga jarak dan sering mencuci tangan(3M),” jelas Darma

Sementara Zulham,warga Kotamaksum Medan Area juga mendukung langkah Pemko Medan akan menerapkan PTM secara terbatas.” Pusat perbelanjaan saja sudah dibula masak di sekolah ditutup,”jelas Zulham yang berprofesi sebagai pengacara itu.***