Mengemuka Dalam Seminar Nasional FBS UHN Medan, Dr Junita Batubara Tegaskan Pendidik Punya Peran Besar Mengelola Kebhinnekaan

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:47 WIB

Medan,MPOL: Melihat begitu pesatnya perkembangan teknologi digital pada saat ini, maka kita harus memiliki strategi untuk menjaga  NKRI  yang ber “Bhinneka Tunggal Ika” melalui kita sebagai seorang pendidik baik ditingkat dasar, menengah pertama, menengah atas, dan universitas sehingga mampu memberikan “menu” yang baik, moderasi dalam beragama, etnisitas, ekonomi, kultural bahkan sosialpolitik di negara kita ini.

Hal itu mengemuka dalam seminar nasional FBS UHN Medan kerjasama dengan APSI (Asosiasi Pendidik Seni Indonesia) yang ditegaskan oleh Dekan Fakultas Bahasa dan seni Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Dr. Junita Batubara, PhD di Auditorium UHN Medan, Selasa, 16 Juni 2022 lalu.

Dalam sambutannya Dekan FBS UHN Medan yang lulusan S3 USM Malaysia ini mengatakan, dipundak kitalah untuk melakukan pondasi utama dalam menciptakan generasi berikutnya.Pihaknya sangat berbangga atas terpilihnya Fakultas Bahasa dan Seni UHN Medan sebagai penyelenggara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pendidik Seni Indonesia.

Masih menurut Junita Batubara, NKRI dan Pancasila akan abadi karena dua entitas ini yang diyakini sebagai sebuah perjanjian. Sebagai bangsa yang terdiri dari atas 700 etnis dan selayaknya  kita patut berbangga karena mampu menciptakan NKRI. Apalagi jika kita berkaca pada negara-negara lain yang hanya terdiri dari beberapa suku bangsa namum belum mampu sebagai satu negara.Ini merupakan modal besar yang sudah ditanamkan dengan nama “Bhinneka Tunggal Ika”.

Junita menegaskan, melihat begitu pesatnya perkembangan teknologi digital pada saat ini, maka kita harus memiliki strategi untuk menjaga  NKRI  yang ber “Bhinneka Tunggal Ika” melalui kita sebagai seorang pendidik baik ditingkat dasar, menengah pertama, menengah atas, dan universitas sehingga mampu memberikan “menu” yang baik, moderasi dalam beragama, etnisitas, ekonomi, kultural bahkan sosialpolitik di negara kita ini.

“Karena dipundak kitalah untuk melakukan pondasi utama dalam menciptakan generasi berikutnya”, tegas Junita.

Menurut Dekan FBS yang  sangat kreatif dan inovatif dalam penelitian seni dan budaya, teknologi digital mencipta ruang tanpa batas, pihaknya berharap dengan digitalisasi saat ini menjadi sebuah cita-cita persaudaraan global dan konvergensi nilai-nilai utama internasional.

Turut memberikan kata sambutan Ketua Panitia Dra. Emmi Simangunsong, MA, Wakil Rektor I Dr. Richard Napitupulu, ST, MT mewakili Rektoir UHN Medan.

Sementara Jumlah pemakalah dalam semianr nasional ini sebanyak 125 orang dan akan terbit di Google Scholar ber E-ISSN.

Sementara yang menjadi keynote spekaer Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc, DIC, Ph.D, IPU, ASEAN Eng. Narasumber adalah Prof. Sofyan Salam, MA., Ph.D, Dr. Sumathi Maniam, Dr. Daulat Saragih, M.Hum, Dr. A. Susilo Pradoko, M.Si (Ketu APSI)**