Kepala MAN 1 Medan, Guru dan Pengawas Ikuti Asesmen Kompetensi

Kamis, 19 November 2020 | 20:53 WIB

Medan, MPOL : Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan Maisaroh SPd MSi serta beberapa guru, pengawas dan guru Bimbingan Konseling mengikuti Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP), Asesmen Kompetensi Kepala Madrasah (AKK), dan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) yang digelar secara  serentak di seluruh Indonesia secara online,  Kamis 19 November 2020 dan berakhir Senin 23 November 2020.

“Ada 3 asesmen yang kita ikuti. Hari ini, Kamis (19/11), asesmen AKK, lalu besok untuk AKG dan AKP,” ujar bunda Maisaroh di ruang kerjanya Jalan Willem Iskandar  Medan, Kamis.

Menurut Maisaroh, materi yang diujikan khusus untuk kepala madrasah seputar soal bagaimana kepala madrasah memenej sekolah sehingga menjadi unggul. “Tadi ada 60 point yang ditanyakan secara acak dengan mengunakan sistem CAT (Computer Assessment Test), termasuk 8 standar pendidikan,” ujarnya.

Maisaroh mengatakan, program kementerian agama ini sangat penting dilakukan untuk  membeni pendidikan kita di madrasah. Tentunya, dengan asesmen ini, akan terjaga mutu GTK di lingkungan Kemenag dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Uji coba asesmen kompetensi secara online ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu kita sebagai Kepala Madrasah dan Guru, baik tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah.

Di samping itu dengan asesmen ini membuat kita sebagai kepala madrasah, guru maupun pengawas madrasah terbiasa dengan system digitalisasi pembelajaran sekaligus tersedianya baseline pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan,

Ini jelas sangat penting sebab guru dan kepala madrasah menjadi penentu kualitas penyelenggaraan pembelajaran di madrasah,” tandas Maisaroh.

Sebelumnya Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain menambahkan, asesmen kompetensi akan diikuti semua guru, kepala dan pengawas madrasah pada semua jenjang di 34 provinsi; mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang memenuhi persyaratan. Guru MI misalnya, adalah mereka yang mengampu mata pelajaran guru kelas.

Zain merinci bahwa ada 204.238 guru yang ikut asesmen. Jumlah ini terdiri atas 102.350 guru MI, 66.012 guru MTs, dan 35.876 guru MA. (nas)