Kecewa Atas Kepindahannya, H. Burhan Ucapkan Terimakasih Atas Dukungan 

Rabu, 21 September 2022 | 11:07 WIB

Medan,MPOL-Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Serdang Bedagai (Sergai), Dr. H. Burhanuddin Harahap, MPd mengucapkan terimakasih atas dukungan media yang begitu bersimpati kepadanya, khususnya pasca perpindahan dirinya dari Kepala MAN 2 Deliserdang ke MAN Sergai, beberapa waktu lalu yang dilakukan Kakanwil Kemenag Sumut. Meski dalam kondisi lemah dan sakit karena baru selesai operasi saraf servik di leher, namun Burhan mengaku harus menerima keputusan itu.

“Terus terang, saya kecewa dengan perpindahan ini, karena tidak ada pemberitahuan sama sekali. Apalagi 6 bulan saya bertugas belakangan ini, tidak pernah saya ditegur. Saya melaksanakan tugas dengan baik”, kata Dr. H. Burhanuddin, MPd kepada wartawan diruang kerjanya, MAN Sergai belum lama ini. 

Sebagai bukti kepemimpinannya masih diinginkan oleh para siswa dan guru, dua hari setelah kepindahannya dari MAN 2 DS, sekitar 2000 an siswa/i dan wali murid mengirimkan kesan dan pesan kepada H. Burhan. Isinya, mereka sangat menyayangkan perpindahan itu dan masih menginginkan MAN 2 DS dipimpin oleh H. Burhan.

Demikian pula seluruh awak media cetak maupun online, semua menulis tentang keprihatinan dan sangat menyayangkan perpindahan itu. Media beralasan kalau selama ini kepemimpinan H. Burhan di MAN 2 DS dinilai sangat berhasil, khususnya dalam membangun dan membesarkan Al Qur’an dan Hadits. 

Ini semua didukung oleh pembangunan sarana dan prasarana yang sangat luar biasa. Pembangunan ruang belajar dan asrama tahfiz hingga mencapai nilai kurang lebih 7 miliar rupiah dan sedikitpun tanpa menggunakan anggaran negara.

“Bahkan karena  keprihatinan itu, ada media cetak yang memampangkan foto saya bersama Pak Irawan dengan judul berita yang menggambarkan perpindahan saya merupakan dimulainya “perang” Pilkada Deliserdang.  Tapi sebagai dosen jurnalis, saya memahami judul yang dibuat hanya untuk menarik perhatian pembaca, meskipun pada kenyataannya saya tidak pernah tahu dan tidak pernah diwawancarai terkait pemberitaan itu”, paparnya, sembari menambahkan, sebagai dosen jurnalis di perguruan tianggi, dirinya juga mengajarkan materi atau mata kuliah yang berjudul ‘Kampanye, Propaganda dan Negosiasi’.

Oleh karenanya, H. Burhan meminta seluruh warga Deliserdang tidak perlu memandang dirinya sebagai orang yang arogan, karena dirinya hanya manusia biasa. Segala kekuatan dan kemampuan itu hanya milik Allah SWT, jadi hanya Dia lah (Allah SWT) yang boleh arogan. 

Burhan malah bertambah yakin,  perpindahannya akan membuat dirinya kelak menjadi orang yang lebih sukses mencapai cita-cita. Sebab semua yang terjadi merupakan takdir Allah SWT, sebelum  dirinya meraih kesuksesan itu.

Terkait Pilkada atau menjadi calon bupati, menurut H. Burhan, di era reformasi dan demokrasi, jangankan bupati, mencalonkan diri sebagai presiden pun sah-sah saja karena itu hak setiap warga negara. Apalagi bagi mereka yang berpendidikan tinggi dan mempunyai wawasan luas. 

                  Ahlul Qur’an

Sementara itu, selain sebagai orang baik dan berwawasan luas, H. Burhan juga dikenal sebagai pejuang Tarbiyah Islam. Dimanapun  berada dan ditempatkan bertugas, dia selalu mengembangkan akidah dan akhlak, Al Qur’an dan hadits. 

Di MAN Sergai, baru saja ditugaskan, dia sudah mulai memberikan bimbingan dan arahan serta nasehat yang intinya agar ummat Islan wajib menegakkan shalat, selalu membaca Al Qur’an, menghormati orang tua dan guru,  bergaul dengan orang yang baik, kawin lah dengan ilmu pengetahuan, manfaatkan waktu di jalan yang benar.

Disamping itu, membangun sarana dan prasarana pendidikan agama melalaui infaq tanpa uang negara, merupakan kebiasaan dan menjadi kepuasan batin tersendiri yang selalu dilakukannya . 

Disaat menjadi kepada MAN 1 Medan tahun 2011, H. Burhan membuat konferensi Asia Eropa. Ada sebanyak 7 negara yang mengirimkan perwakilannya menghadir  acara itu selama 1 minggu. Konfrensi membahas tentang pendidikan, budaya dan lingkuhgan. Ada peserta dari Jerman, Yunani, Itali, Jepang, Malaysia, Belanda dan Thailand.

Di MAN 2 Medan dilaksanakan festival budaya oleh angkatan laut Amerika yang dikunjungi 12 anggota marinir Amerika Serikat pada tahun 2017.     

Sedangkan di MAN 2 Deliserdang, dikunjungi oleh 3 habib besar, yakni Habis Geis dari Jakarta,  Habib Umar dari Malang dan Habib Haikal dari Sumut. H. Burhan juga mendirikan asrama tahfidzul quran dan haditz, hingga meluluskan alumni hafiz/hafizah 1.598 orang untuk hafalan 2 jus dan hafis hadis arba’in sekitar 350 orang.                   

Karya dan kinerja H. Burhan, khususnya dalam membangun pendidikan Islam dan menjadikan anak-anak didiknya sebagai Ahlul Qur’an, sudah tidak diragukan lagi. Sehingga wajar bila dia kecewa atas perpindahannya dari MAN 2 DS ke MAN Sergai yang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. (dir)