Jadi Relawan Covid-19 Saat Kukerta di Sumut

Mahasiswa UNRI Berikan Penyuluhan Kesehatan di Gereja HKI Lumbanrang Toba

Rabu, 2 September 2020 | 16:05 WIB

Medan, MPOL: Di tengah pandemi Covid-19, Lichentia Putri Elisabet Panjaitan dan Deby Christine Sianturi, keduanya mahasiswa Universitas Riau (UNRI) ini menjadi relawan Satgas Penanggulangan Covid-19, saat melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Hampir 3 Minggu menjalani Kukerta di Dinas Kesehatan Sumut di mulai 2 Juni sampai 22 Juni 2020, Lichentia Putri Elisabet Panjaitan dan Deby Christine Sianturi, diantaranya memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Covid-19. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kedua mahasiswa Fakultas Keperawatan ini mengadakan penyuluhan di Gereja HKI Lumbarang Kabupaten Toba. Penyuluhan yang dilakukan itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berprilaku hidup bersih dan sehat.

Sehingga masyarakat dapat mengenal dan tahu masalah kesehatan serta dapat mencegah penyebaran penyakit itu sendiri. Apalagi di masa sekarang di mana mewabahnya Virus Corona (Covid-19), masyarakat benar-benar menjaga imun tubuhnya agar selalu sehat dan tak mudah terjangkit oleh virus, terutama Virus Corona.

Karena itu kedua mahasiswa UNRI ini menyampaikan kepada masyarakat supaya tetap mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Yakni senantiasa mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir sesering mungkin saat beraktivitas di luar rumah.

Kemudian selalu menggunakan masker saat ke luar rumah, hindari keramaian, jaga jarak, menkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19.

Sebagai peserta Kukerta, Lichentia Putri Elisabet Panjaitan dan Deby Christine Sianturi uga membagikan masker dan Handsanitizer secara gratis kepada masyarakat. Kemudian membagikan leaflet / brosur cara cuci tangan pakai sabun yang benar dan menggunakan masker yang benar guna pencegahan penyebaran Covid-19. Selanjutnya, etika batuk; upaya kebersihan personal serta peningkatan immunitas diri.

Selama menjalani Kukerta banyak suka duka yang kami alami. Kami berharap, melalui kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang sadar dan patuh terhadap protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, ungkap Lichentia Putri Elisabet Panjaitan dan Deby Christine Sianturi. **