Kakanwil Kemenagsu Resmikan Asrama Tahfizul Qur’an MAN 2 DS

Minggu, 18 Oktober 2020 | 22:37 WIB

Medan, MPOL : Kakanwil Kemenag Sumut akan mengadopsi program pendidikan Tahfitzul Qur’an yang dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2 Deliserdang) untuk seluruh madrasah-madrasah yang ada di Sumut. Program tersebut dinilai sangat baik dan bagus untuk perkembangan generasi muda Islam.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, Drs. H. Syahrul Wirda, MM dalam arahannya sebelum meresmikan Asrama Tahfizul Qur’an dan Mini Market Miftah Sa’adah MAN 2 Deliserdang, Jum’at (16/10). Kakanwil hadir bersama istri, Hj. Samsidar dan seluruh Kepala Bidang (Kabid) dilingkungannya.

Menurutnya, sampai hari ini, madrasah-madrasah di Sumut belum berbuat seperti apa yang buat Drs. Burhanuddin, MM di MAN 2 Deliserdang. Untuk itu, Kemenag Sumut akan mendorong madrasah-madrasah lain berbuat seperti yang dibuat di MAN 2 Deliserdang.

Keberhasilan ini, katanya lagi, tentu merupakan tanda baiknya kinerja, Kemenag Deliserdang yang dipimpin H. Tholibun Pohan, S.Ag, M.Si terhadap perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan Islam. Kalau semua kinerja kemenag yang ada di Sumut seperti Kemenag Deliserdang, maka pendidikan di Sumut akan semakin maju.

Madrasah, tambah Syahrul, adalah salah satu tonggak atau pondasi yang sangat funda mental dalam menanamkan cikal bakal aqidah yang kuat kepada anak. Madrasah salah satu lembaga pendidikan yang bertanggung jawab untuk memelihara dan menampilkan akhlaqul karimah ditengah-tengah ummat.

Madrasah akan menjadi kuat dan menampilkan Islam yang rahmatan lil’alamin, kalau dimadrasah itu ada yang namanya penguatan tentang membaca al qur’an, menghafal al qur’an, memahami al qur’an, mentakhaburi al qur’an, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Disanalah akan muncul jati diri madrasah itu.

Sebaliknya, bila madrasah tidak menerapkan program ini, maka madrasah akan kehilangan rohnya sebagai suatu lembaga pendidikan yang diharapkan oleh bangsa. “Jadi kita berharap kedepan dari madrasah ini, lahir generasi-generasi yang qur’ani yang mampu membaca dan mengamalkan al qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan nantinya akan mewariskan kepada ummat selanjutnya,” papar Wirda sembari menambahkan, dengan mengamalkan ajaran al qur’an, maka kita sudah menepis masuknya paham-paham radikal terhadap anak, karena anak sudah dibekali dengan pemahaman al qur’an dan haditz.

Dalam kesempatan sama, kakanwil Kemenag Sumut juga mengatakan, Drs. H. Burhanuddin, MM merupakan tokoh yang sangat luar biasa. Baru Tahun 2018 menjabat Kepala MAN 2 Deliserdang, sudah mampu menampilkan pendidikan yang sangat luar biasa. Membangun gedung-gedung sekolah dan sarana pendidikan tahfizul qur’an sepeti pondok-pondok, mini hall dan untuk para tahfiz dan tahfizul quran. Hingga melahirkan program unggulan tahfizul qur’an dengan mendirikan asrama tahfizul qur’an, berikut Mini Market Miftah Sa’adah.

Sementara itu, tentang recana pembangunan asrama atau pondok untuk penghafal hadits di MAN 2 Deliserdang kedepan, Syahrul Wirda menilai hal itu sangat luar biasa. Nantinya, MAN 2 Deliserdang akan menjadi madrasah kebanggaan di Sumut.

Senada diutarakan Anggota DPR RI, H. Raden “Romo” Safii yang turut hadir dalam acara peresmian Asrama Tahfizul Qur’an dan Mini Market Miftah Sa’adah MAN 2 Deliserdang. Menurutnya, Unesco pernah mengatakan, 30 tahun kedepan dunia akan kembali kepada Al qur’an dan yang tumbuh adalah Tahfitzul qur’an.

Untuk itulah, maka kita harus menyatukan langkah, bergandengan tangan memaksimalkan kemampuan agar generasi kedepan adalah generasi yang tahfitz qur’an. Supaya bila dunia nanti kembali ke Al qur’an, maka pemimpinnya adalah anak-anak dan cucu kita.

Dukungan penuh untuk program tahfitzul qur’an dan pendirian fasilitasnya di MAN 2 Deliserdang juga diberikan oleh Bupati Delisedang H. Azhari Tambunan, hadir dalam acara tersebut diwakili Wakil Bupati M. Ali Yusul Siregar, bupati memberikan apresisasi setinggi-tinghinya atas pencapaian yang telah dilakukan di madrasah tersebut.

Bupati mengatakan, setiap anak perlu dijaga, diberi dan dibimbing imannya untuk menjadi anak-anak yang shaleh dan shaleha. Sebab sekarang ini, tidak sedikit dari mereka yang sudah menjauh dari pedoman Islam, yakni Al qur’an dan sunnah.

Apalagi pengarus perkembangan zaman yang semakin canggih dan modern, sangat mudah membuat generasi muda Islam terjebak dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Melakukan bwrbagai kegiatan yang tidak berguna dan berujung dosa.

Untuk itu, penanaman nilai Al qur’an sejak dini sangat diperlukan, agar benih kecintaan terhadap Al qur’an tetap bisa menjaga iman dan akhlak mereka.

Oleh karena itu, kehadiran program tahfitzul qur’an di MAN 2 Deliserdang dan peresmian sarana dan prasarananya, merupakan langkah tepat  untuk mendekatkan Al qur’an kepada anak-anak.

Sementara itu, peresmian Asrama Tahfizul Qur’an dan Mini Market Miftah Sa’adah MAN 2 Deliserdang oleh Kakanwil Kemenag Sumut, Drs. H. Syahrul Wirda, MM, ditandai dengan penandatangan prasasti. Acara yang berlangsung dengan protokol kesehatan yang sangat ketat itu, juga dihadiri sejumlah pejabat lain sepeti, Kakanmenag Diserdang, H. Tholibun Pohan, S.Ag, M.Si, Kepala Dinas Koperasi Delisedang Drs. Ridwan Said Siregar, Kepala MA dan MTs Deliserdang sekitarnya, serta komite sekolah. (bp)