MAN 2 Model Medan Sembelih 4 Ekor Lembu, 4 Kambing

H Irwansyah MA : Kurban Mengajarkan Kita Sikap Ikhlas dan Melatih Keimanan

Rabu, 21 Juli 2021 | 23:32 WIB

Medan, MPOL – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan H Irwansyah MA menuturkan, sikap ikhlas, jujur, sabar yang dimiliki 3 makhluk mulia, yakni nabi Ibrahim, anaknya Ismail dan istrinya Siti Hajar hendaknya menjadi cemeti buat umat Islam untuk meraih kebaikan hidup dunia dan akhirat.

Kisah Ibrahim AS, yang mendapat perintah Allah untuk menyembelih anak terkasih, adalah bentuk suatu pengorbanan yang luar biasa, begitu juga istrinya Siti Hajar, yang sejak lama menanti kehadiran si buah hati, harus rela melepas anaknya Ismail untuk disembelih sang suami.

Demikian juga Ismail, sangat meyakini bahwa ayahnya sedang melaksanakan perintah Allah untuk membuktikan kecintaannya yang begitu besar kepada sang Pencipta, al Khalik.

Makanya ketika mimpi tersebut disampaikan padanya, Ismail langsung menyuruh ayahnya untuk segera melaksanakan perintah Allah, yang pada gilirannya, terjadi hikmah yang besar, yang disembelih adalah seekor hewan kurban.

Ismail AS adalah orang yang sabar. Sedangkan bagi kita, kisah luar biasa ini menjadi sebuah latihan keimanan. Karena itu, selaku umat beriman, marilah kita terus berbuat kebajikan untuk kepentingan dunia dan akhirat, ikhlas dan rela melakukan segala perintah Allah, salah satunya berkurban.
Sekelumit kisah itu disampaikan H Irwansyah disela-sela penyembelihan hewan kurban, Rabu (21/7) di halaman MAN 2 Model Medan Jalan Willem Iskandar. Ada 4 ekor lembu dan 4 ekor kambing yang disembelih, dagingnya dibagikan langsung ke masyarakat penerima demi menjaga jangan sampai terjadi kerumuman.

Jadi siapapun yang melaksanakan kurban, ilmunya tentu harus sudah sampai atau dipahami, sehingga sikap berkurban demi agama ini dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari hari.

Keteladan sikap nabi Ibrahmi dan anaknya Ismail AS juga harus menjadi pedoman buat seluruh warga MAN 2 Medan. Dan, demi mencapai kebaikan itu, marilah bersama-sama membangun MAN 2 Medan ini dengan ikhlas, sabar dan penuh pengorbanan, baik waktu dan tenaga.

H Irwansyah juga mengajak warga MAN 2 Medan lebih memperkokoh silaturhami, karena dengan persatuan dan kesatuan yang kuat, MAN 2 bisa menghasilkan prestasi apapun. Karena itu juga, marilah kita juga mendoakan keadaan negeri ini kembali normal sehingga pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan. (Nas)