Pengabdian Masyarakat di SMK Setia Budi Binjai

Dosen Fakultas Hukum UMN Al Washliyah Sosialisasikan PKPU No 10/2018

Rabu, 30 Desember 2020 | 14:38 WIB

Binjai, MPOL : Dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Tri Reni Novita SH MH melaksanakan salah satu fungsi dan tugas pokok Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat di SMK Swasta Setia Budi Binjai pada 08 Desember 2020 lalu.

Pengabdian masyarakat ini mengangkat tema “Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.10 Tahun 2018 Bagi Pemilih Pemula Pada Pemilihan Walikota Binjai Tahun 2020 Masa Pandemi Covid-19”. Kegiatan ini dilaksanakan sehari sebelum Pilkada Serentak dilaksanakan.

Pada pemaparannya di hadapan siswa/i kelas XII SMK Setia Budi Binjai, Reni begitu sapaannya menguraikan pentingnya pemilih pemula untuk turut serta berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya.

Pemilih pemula adalah pemilih yang baru pertama kali memberikan suaranya dalam pemilu. Pasal 56 (1) UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menyebutkan warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara sudah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau sudah/pernah kawin mempunyai hak memilih, ini merupakan kategori pemilih pemula.

Tingkat partisipasi politik pemilih pemula patut untuk diketahui mengingat suara mereka juga menentukan dalam suatu pemilihan umum termasuk pada pemilihan walikota Binjai tahun 2020 ini.

Lebih lanjut Reni yang pernah menjabat sebagai Ketua Prodi Ilmu Hukum dan Wakil Dekan di Fakultas Hukum UMN Al Washliyah ini menguraikan bahwa pilkada merupakan sarana demokrasi sebagai wujud kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin daerah di daerahnya masing-masing, dan pemimpin yang dihasilkan dari pemilu demokratis diharapkan mampu bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 bertujuan:

  1. Menyebarluaskan informasi mengenai Tahapan, Jadwal dan program Pemilu;
  2. Meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban dalam Pemilu; dan
  3. Meningkatkan partisipasi Pemilih dalam Pemilu.

Mengingat kondisi masih masa covid-19 maka pilkada tahun ini wajib mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak yang diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dan PKPU 13 Tahun 2020 mulai dari tahapan pendaftaran bakal pasangan calon, kampanye, debat publik, hingga pemungutan suara. Pada akhir uraiannya Reni berharap siswa/i kelas XII SMK Setia Budi Binjai khususnya yang sudah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak memilih untuk golput. (bp)