Kemendikbud Nyatakan Tak Ada Self-Plagiarism 

Besok, Muryanto Amin Dilantik Jadi Rektor USU

Rabu, 27 Januari 2021 | 20:52 WIB

Medan, MPOL : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) terpilih, Muryanto Amin, dilantik besok, Kamis (28/1/21) di Jakarta.

Pelantikan dilakukan setelah Kemendikbud menyatakan tak ada plagiat diri sendiri atau self-plagiarism, sebagaimana dituduhkan kepada Muryanto Amin.

“Iya, iya, (tak ada self-plagiarism dan bakal dilantik besok),” ujar Sekjen Kemendikbud, Ainun Na’im, saat dimintai konfirmasi, seperti dilansir detik.com, Rabu (27/1/2021).

Pelantikan rencananya digelar di Jakarta. Namun Ainun belum menjelaskan detail soal nasib surat keputusan Rektor USU Nomor 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 yang diteken Runtung Sitepu pada 14 Januari 2021. SK itu sendiri berisi putusan yang menyatakan Muryanto bersalah melakukan self-plagiarism. “Tunggu besok,” ucapnya.

Informasi lain, Majelis Wali Amanat (MWA) USU telah menggelar rapat membahas SK Rektor USU Prof Runtung Sitepu tentang penetapan sanksi kepada Dr Muryanto Amin dalam kasus plagiarisme, serta membahas pelantikan Rektor USU, secara virtual, Rabu (27/01/2020).

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, yang juga anggota MWA USU, turut mengikuti rapat itu dari Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Rabu (27/01/2021).

Antara lain hasil rapat MWA itu, sebut Gubernur Edy, menyetujui pelantikan calon rektor terpilih, Dr Muryanto Amin, sebagai Rektor USU periode 2021-2026.

“Nah sekarang sudah diputuskan besok (Kamis) dilantik jam 14.00 Wib. Kita harus loyal. Untuk itu sama-sama kita kembalikan tugas USU. Tugas USU itu proses belajar mengajar,” kata Edy menjawab wartawan usai rapat, seraya berharap konflik yang muncul di USU segera selesai.

Namun begitu, jelas Edy Rahmayadi lagi, pelantikan baru bisa dilakukan setelah dicabutnya SK Rektor USU Nomor: 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 tentang Penetapan Sanksi Pelanggaran Norma Etika Akademik/Etika Keilmuan dan Moral Sivitas Akademika Atas Nama Dr Muryanto Amin SSos MSi dalam Kasus Plagiarisme, tanggal 14 Januari 2021.

“Begini, untuk dia dilantik, harus ada surat penghentian bahwa surat rektor itu dicabut. Kalau itu nggak dicabut kan nggak bisa. Nah inilah dalam proses sampai besok,” kata Edy.

Terpisah, juru bicara Muryanto Amin, Edy Ikhsan, mengatakan semua pihak harus menghormati keputusan Kemendikbud yang meminta MWA USU melantik Muryanto Amin, Kamis (28/1/2021).

Ia menyebutkan, Muryanto Amin sudah berada di Jakarta bersiap untuk dilantik oleh Ketua MWA, DR Nurmala Kartini Panjaitan Sjahrir, sebagaimana undangan yang sudah diterima.

“Ini keputusan yang harus kita hormati yang merupakan keputusan final dari kementerian,” ungkap Edy, Rabu (27/1/2021).

Edy menuturkan, Muryanto Amin berharap seluruh pihak dapat memulai babak baru setelah dilangsungkan pelantikan.

“Bagi kami, ini sesuatu yang baik karena Pak Muryanto Amin tidak mau ini terus menggantung dan tentunya beliau berharap dengan demikian akan menyudahi semua spekulasi itu, dan USU bisa memulai babak baru dengan rektor yang baru yang Insha Allah akan dilantik besok (hari ini, red,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris MWA USU, Prof Guslihan Dasatjipta, mengatakan pelantikan belum bisa dilakukan sebelum SK Rektor USU, Runtung Sitepu, yang menghukum Muryanto Amim, karena terbukti melakukan self plagiarism, dicabut.

Ia menegaskan, SK rektor itu final dan mengikat. Kalau mau mencabutnya, rektor pun tidak bisa kalau bukan dari pengadilan.

“USU adalah PTNBH yang mempunyai otonomi khusus di bidang pendidikan yang tidak bisa diintervesi sesuai dengan PP 16 2014, statuta USU,” kata Guslihan.

Di sisi lain, MWA USU memastikan tidak akan menunjuk Plt Rektor pengganti Runtung Sitepu yang habis jabatannya 27 Januari 2021.

“Tidak ada ditunjuk Plt. Hari ini kami ada rapat. Kalau soal jadi tidak MWA melantik Muryanto besok, kan sudah jelas dari surat Sekjen Kemendikbud, bahwa tidak ada istilah self plagiarism,” kata Sekretaris MWA USU, Guslihan Dasatjipta, Rabu (27/1/2021).

Saat ditanya apakah itu artinya secara kelembagaan MWA sudah menerima permintaan Mendikbud untuk tetap melantik Muryanto, Guslihan tidak menjawab tegas dan mengatakan pihaknya akan rapat.

Ditanya apakah agenda rapat untuk menyepakati MWA USU akan melantik Muryanto, Guslihan tidak mengiyakan.

“Agenda hari ini soal penjelasan self plagiarism. Nanti akan kami kabari hasilnya,” kata Guslihan.

Terpisah, Kepala Humas USU, Elvi Sumanti, juga membenarkan pelantikan Muryanto Amin sebagai Rektor USU, tetap sesuai jadwal, yakni tanggal 28 Januari 2021.

“Iya, Bang. Lanjut,” ujar Elvi saat dikonfirmasi Medan Pos, Rabu (27/1/21) melalui pesan WhatsApp. **