170 Sarjana Pendidikan Ikuti PPG di UMN Al Washliyah

Selasa, 14 September 2021 | 17:08 WIB

Medan, MPOL – Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti, Senin (13/9/2021), secara daring menyambut kehadiran 170 Sarjana Pendidikan sebagai mahasiswa baru untuk mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) di kampus setempat.

Rektor UMN Al Washliyah H Hardi Mulyono Surbakti
Wakil Rektor 1 Dr H Firmansyah MSi. (ist).170 mahasiswa baru ini berasal dari 29 provinsi di Indonesia yang dinyatakan lolos seleksi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk mengikuti PPG selama tiga bulan penuh di kampus UMN Al Washliyah.

Rektor Hardi Mulyono dalam sambutannya kepada mahasiswa baru PPG berharap pendidikan yang ditempuh selama tiga bulan ini dan dilaksanakan secara daring bisa berjalan sukses dan dapat dipahami dengan baik. “Harapan kita guru-guru yang sudah menempuh pendidikan profesi guru ini bisa semakin meningkatkan kualitas dirinya dalam kegiatan belajar dan mengajar,” kata rektor.

Rektor Hardi Mulyono yang didampingi wakil rektor 1 Dr H Firmansyah MSi mengatakan PPG yang saat ini diselenggarakan merupakan angkatan ke-4 dan terakhir di penghujung tahun 2021.

“170 mahsiswa ini tersebar di empat program studi (Prodi) yakni Pendidikan Guru SD (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggeris, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Matematika,” kata Firmansyah menambahkan. Dia menyebutkan perkuliahan akan dilaksanakan secara daring dan dimulai Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut, Firmansyah menjelaskan 170 mahasiswa PPG ini akan dibagi dalam 5 rombongan belajar (Rombel). Masing-masing Rombel terdiri dari 35 mahasiswa.

Menurut wakil rektor 1 ini 170 mahasiswa baru yang mengikuti PPG rata-rata sudah berprofesi sebagai guru. Pengalaman mereka mengajar itu sangat dihargai dan dimasukkan ke dalam portofolio, dan dihitung sebagai 24 SKS.

Untuk mendaftar menjadi mahasiswa PPG ini bukan kampus UMN Al Washliyah yang menseleksinya, tapi mereka mendaftar secara online ke Kemendimbud dan setelah dinyatakan lolos seleksi oleh Kemendikbud baru mereka mengikuti kuliah di kampus yang ditunjuk Kemendikbud.

“Alhamdulillah, UMN Al Washliyah dipercaya oleh Kemendikbud sebagai penyelenggara PPG untuk 5 bidang studi yakni PGSD, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan PPKN. Untuk tahun 2021 ini UMN Al Washliyah sudah empat kali menyelenggarakan PPG. Harapan kita tahun depan juga kita bisa melaksanakan PPG lagi,” kata Firmansyah yang menyebutkan pada angkatan kedua, pihaknya ada menerima mahasiswa untuk bidang studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

Terkait gelar yang akan disandang setelah menamatkan PPG, menurut Firmansyah, gelarnya adalah guru tetapi itu sangat jarang sekali dipakai, karena umumnya gelar yang digunakan tetap SPd (Sarjana Pendidikan).

Firmansyah mengatakan kesiapan UMN Al Washliyah dalam penyelenggaraan PPG ini jauh-jauh hari sudah dipersiapkan secara matang baik tenaga pengajarnya maupun infrastruktur lainnya.

Saat ditanyakan apakah pada tahun depan jumlah mahasiswa PPG bisa ditingkatkan lagi, menurut Firmansyah hal itu disesuaikan dengan daya tampung kampus ini.

“Kemampuan kita hanya bisa menerima sekitar 200-an mahasiswa PPG. Jika lebih kita pun akan kewalahan karena tidak sesuai nantinya dengan jumlah tenaga pengajar yang kita punya,” jelas wakil rektor 1 mengakhiri wawancaranya. (bp)