Yuk Kulineran Sambil Selfi di Lee Caffe

Kamis, 16 Desember 2021 | 17:17 WIB

Medan, MPOL – Lee Cafe, sebuah tempat yang asri , nyaman dengan beragam pohon rimbun, bahkan ada pohon langka, seperti trembesi yang membuat tempat ini semakin teduh.

Meski belum lama dibuka untuk umum oleh ownernya Leman Harahap, namun tempat ini sudah mulai ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan.
Ketika disambangi wartawan berbincang dengan Leman di Lee Cafe And Resto di Jl Kongsi Ujung/Jl Leman Harahap Marindal 1, Baru-baru , terlihat jelas bagaimana ia menggaet pengunjung dengan mengandalkan kondisi alam.

“Dulu katanya, tempat ini tidak banyak pohon terlihat gersang. Terpikir oleh saya untuk menanam aneka pohon agar tempat ini tidak gersang lagi. Sekarang semua pohon sudah mulai rimbun dan terlihat sejuk, maka sayapun terpikir untuk membuat cafe,”ujarnya.

Disebutnya sudah mengelola cafe sebelumnya. Namun lokasinya kurang sesuai dan sangat kecil dan sulit parkir. Sehingga dia berpikir untuk memindahkan usaha itu ke lahan ini yang sudah dinaungi pohon rimbun dan sudah bisa diandalkan.
Meski belum lama dikelola, ternyata pengunjung sudah mulai mengenal tempat ini dari mulut kemulut(belum promosi). Di sini pengunjung bisa bersantai sekaligus menikmati aneka makanan yang disajikan dengan harga terjangkau.

“Memang tempat ini belum sempurna.Sayapun membangunya secara bertahap. Disainnya saya pikirkan sendiri sehingga butuh waktu juga agar tempat ini benar-benar asri “ungkapnya sembari memperlihatkan undukan anak tangga yang dia disain beda dengan model anak tangga pada umumnya.
Kini, sembari menyelesaikan konsep taman-taman dan berbagai ornamennya,agar pengunjung merasa nyaman,Leman terus berkreasi agar tempat ini jadi tempat wisata kuliner benuansa alam.

Pada bagian atas lahan yang luas ini, sudah dilengkapi tempat duduk di berbagai pojok. Ada area cafe dilengkapi dengan live musik. Ada sudut yang sering dijadikan pengunjung berselfe dan area pasir putih dilengkapi dengan payung dan bantal empuk, seolah pengunjung berada di kawasan pasir pantai.

Meski masih butuh sentuhan demi sentuhan agar nuansa alam dan ornamen pernak-pernik hiasan sebagai pelengkap, tapi tempat ini memberikan nuansa beda.

Uniknya lagi, ada tempat mengandalkan alam untuk liburan yang mengharuskan pengunjung membayar tiket masuk. Namun di tempat ini tidak sama sekali.
“Yach, tidaklah saya mengutip bayaran untuk datang kesini. Karena saya juga ingin memberi kesempatan pada pengunjung untuk menikmati udara segar dari alam terbuka ini, akibat jenuhnya bekerja terutama yang ada diperkotaan,”ucapnya.

untuk memesan aneka makanan, banyak pilihan dan harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau antara 10 sampai 35 ribu rupiah sajaDan umumnya pengunjung gemar memesan menu sup iga seharga 35 ribu untuk satu porsi.

Jika ingin lebih menikmati nuansa alam, Anda bisa mengambil posisi tempat duduk di atas kolam ikan yang luas. Meski hanya bisa melihat suasana kolam, karena tidak ada konsep wisata memancing, namun Anda akan merasakan suasana berbeda duduk dan menikmati aneka sajian menu makanan berat dan ringan di tempat ini.

Nah, tunggu apalagi. Sambil mencicipi aneka kuliner, Anda bisa berselfie dengan suasana yang berbeda di Lee Cafe. (ina)