Megan Lisandra, Model Sekaligus Anggota Tim Kreatif Wali Kota Medan

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:19 WIB

Medan, MPOL: Sejak kecil Megan telah menunjukkan minatnya terhadap dunia modeling. Ia tak lagi asing mendengar kata fashion show, catwalk, dan majalah. Di tahun 2016, ia telah membawa pulang beberapa penghargaan. Menjadi Juara 1 Model Hunt Medan 2016, Juara 2 Sophie Paris 2016, lalu Juara 3 Investival Medan 2016. Selain itu, di tahun yang sama ia juga menjadi Finalis Miss Celebrity Medan.

Pada tahun 2015 Megan bergabung dengan salah satu agensi model yang ada di Medan, ia pun mulai menggeluti dunia modeling. Setelah bergabung dengan agensi, ia semakin percaya diri dan semakin yakin untuk terus melanjutkan karirnya sebagai model. Berbagai event yang dihadirinya membuatnya memiliki banyak pengalam di usianya yang baru menginjak 22 tahun. Salah satu pengalaman modeling yang paling berkesan baginya ketika menjadi model katalog Thanksinsomnia, salah satu clothing line lokal yang ada di Jakarta. “Bagiku itu salah satu yang paling berkesan karena pertama kalinya photoshoot di Jakarta,” ucap Megan pada (2/6).

Berbeda dengan jalan seperti biasa, berjalan di atas catwalk memiliki teknik agar tetap seimbang memakai heels yang tinggi. Seorang model harus menjaga ekspresi wajah dan fokus terhadap pakaian yang dibawakannya. Jika kehilangan konsentrasi, akan mengacaukan pertunjukkan. Selain memahami teknik berjalan di atas catwalk, seorang model juga harus hadir beberapa jam sebelum acara dimulai untuk make up. Belum lagi ketika stand by di belakang panggung mereka harus berdiri dengan heels yang tinggi karena tak jarang pakaian yang dibawakan tidak memungkinkan untuk dipakai sambil duduk.

Seorang model juga harus memperhatikan porsi makannya. Karena mereka dituntut untuk memiliki proporsi tubuh yang ideal. Namun, tak jarang seorang model juga pernah merasa insecure tentang berat badan mereka yang mendadak naik dan mau tidak mau harus menurunkan berat badannya agar tetap ideal sesuai dengan standar. “Menurutku model itu manusia paling inscure karena kalo ada jerawat dikit aja langsung stres, kalo salah potong rambut atau salah cat rambut langsung insecure,” Ucap Megan.

Selain sebagai model, perempuan kelahiran Medan 2 Mei 2000 ini juga bekerja sebagai tim kreatif Wali Kota Medan. Ini merupakan pengalaman pertamanya bekerja di sektor pemerintahan. Gaya bekerja yang formal, terstruktur, dan lebih ketat membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan kerja rekan kerja yang rentang usianya cukup jauh dari dirinya. Namun, hal ini tidak membuat semangat kerjanya menurun. Hal ini malah membuatnya lebih bersemangat dan membuktikan kinerjanya yang layak untuk berada di tim kreatif.

Menjadi model dan bekerja di tim kreatif tak langsung membuatnya terlena dengan studinya. Saat ini Megan masih aktif kuliah di Universitas Sumatera Utara mengambil program studi Ilmu Komunikasi. Saat ini ia berada di semester akhir sembari menyelesaikan skripsinya. (Penulis : VIBEPRO PUBLISHER)