Selekda Pertina Sumut Direncanakan September  

Selasa, 30 Juni 2020 | 19:58 WIB
Medan, MPOL : Para petinju Sumatera Utara yang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua masih terus menjalani latihan di tengah pandemi Covid-19 secara individu.
Terkait hal ini, Ketua Pertina Sumut, Romain Manalu, (foto) mengatakan para petinju Sumut saat ini latihannya dipandu atau dimonitoring oleh pelatih dan wasping. Selain itu, karena petinju rata-rata punya sasana di daerah, maka pelatih di daerahnya diberdayakan oleh Pemprov.
“Seperti diketahui sejauh ini ada enam petinju yang lolos PON, yakni masing-masing dua dari Asahan, satu dari Tapanuli Utara, Serdang Bedagai, Binjai dan Medan,” kata Romain, Senin (30/6).
Dijelaskan, hanya saja program Seleksi Daerah (Selekda) atlet yang akan dipersiapkan menuju PON Papua yang seyogyanya dilaksanakan Juni 2020, kembali ditunda. Namun kemungkinan paling lama September, selekda akan berjalan, mengingat jadwal new normal yang ditetapkan pemerintah sudah dimulai.
“Selekda sendiri dilaksanakan untuk menentukan atlet terbaik yang akan mewakili Sumut di PON, dan selekda diikuti Tim A dan Tim B. Tim A merupakan petinju Sumut yang sebelumnya berhasil memastikan tiket lolos ke PON, sedangkan tim B petinju yang memang sudah dipersiapkan oleh Pertina Sumut sebagai lawan tanding tim A. Pada selekda nanti, ada 6 kelas yang akan dipertandingkan, untuk mengisi 6 kuota by number,” terangnya.
“Tim A ada 6 petinju Sumut yang sebelumnya lolos ke PON dari Porwil Bengkulu. Tapi, karena di PON dikenal dengan istilah by class bukan by name, maka di kelas yang sama kita beri kesempatan petinju Sumut lain untuk bertarung di seleksi akhir,” tambahnya.
Dirinya berharap besar dengan seleksi seperti ini atlet yang terpilih nantinya benar-benar yang terbaik untuk mewakili Sumut di PON Papua.
“Di satu sisi ini mengurangi tugas kita menyuruh mereka latihan. Dengan mendengar ada seleksi, pasti mereka latihan karena program Pertina Sumut sudah ada sejak awal. Makanya atlet yang juara di Bengkulu berusaha pertahankan prestasinya untuk bisa berlaga di PON,” ujarnya.
Ditanya target, Romain mengaku jika melihat kekuatan di tingkat nasional Sumut punya peluang dua emas. “Salah satunya adalah Sarohatua di kelas 69. Namun begitupun semua petinju Sumut mengalami progress yang baik,” tutupnya.