Liliana Puspa Sari Kembali Pimpin FOPI Sumut

Sabtu, 21 November 2020 | 21:45 WIB
Medan, MPOL :  Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumatera Utara periode 2020-2024 kembali dipimpin dr Hj Liliana Puspa Sari, SPd, MKes, usai terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) FOPI Sumut di Hotel Saka Jalan Gagak Hitam, Kota Medan, Sabtu (21/11/2020).
Peserta Musprov yang dihadiri 12 pengurus cabang (Pengcab) FOPI Kab/Kota se-Sumut sepakat memilih wanita yang akrab disapa Lili itu menakhodai FOPI Sumut untuk kedua kalinya.
Ke-12 Pengkab/Pengkot tersebut, yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Labuhanbatu, Karo, Tanjung Balai, Batu Bara, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, dan Humbahas.
Ketua Umum FOPI Sumut terpilih periode 2020-2024, dr Hj Liliana Puspa Sari, SPd, MKes mengucapkan terima kasihnya kepada Pengkab/Pengkot yang telah mempercayainya memimpin FOPI Sumut.
Ia pun berharap, turut bersama-sama meningkatkan prestasi petanque ini ke depannya. Apalagi, lanjut Ketua STOK Bina Guna Medan itu, tantangan ke depannya lebih besar. Yakni, bersiap menyelenggarakan PON 2024 dan meraih prestasi pada ajang prestisius tersebut.
“Saya mohon mari kita sama-sama membesarkan petanque Sumut ini. Tugas dan tanggungjawab telah menanti kita yang harus kita tunaikan bersama. Tanpa dukungan Pengcab dan seluruh pengurus, tak mungkin pencapaian prestasi Sumut seperti sekarang ini,” harapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan prestasi petanque Sumut bagus dan diperhitungkan di tingkat nasional.
“Terbukti, kualifikasi Pra PON petanque Sumut lolos ke PON usai finishing di posisi ketiga. Tapi sayang, cabor ini tidak dipertandingkan di PON. Masih ada peluang sebelum tahun depan, dan sama-sama kita berusaha petanque dipertandingkan di PON Papua nanti,” harapnya.
John menyebutkan, pihaknya kini fokus menatap PON 2024, dengan menyusun program pembinaan bagi atlet dengan jangka panjang 2024.
“Kita akan siapkan program jangka panjang demi prestasi PON 2024. Program itu dengan sistem promosi degradasi,” ungkap John.
Jhon menyebutkan, dengan status sebagai tuan rumah bersama Aceh pada PON 2024, sepatutnya Sumut tak hanya sebagai penyelenggara saja, apalagi menjadi penonton.
“Kalau kita jadi penonton, buat apa kita pertandingan. Kita jangan mau jadi penonton saat daerah sendiri menjadi tuan rumah. Kita buat program untuk prestasi 2024,” tegasnya.
Senada dengan John, Sekretaris Dispora Sumut Rudi Rinaldi menyebutkan, olahraga provinsi ini mengemban tugas berat dalam rentang waktu hingga 2024. Tak hanya dari segi persiapan sebagai tuan rumah saja, pengurus pun harus siapkan atlet demi meraih prestasi.
“Kita punya tugas besar ke depannya hingga tahun 2024, sebagai tuan rumah PON. Kita mau nanti, tak hanya berhasil sisi penyelenggaraan saja, tapi juga kita berhasil sisi prestasi,” tutur Rudi.
Dalam Musprov FOPI Sumut ini, Rudi berharap olahraga asal Perancis ini memberikan andil besar bagi Sumut pada PON 2024 mendatang.
“Kami berharap dari Musprov ini hasilkan buah pikiran yang bisa membangun petanque ke depannya. Hatapan kita bersama, Musprov ini harus benar-benar menghasilkan. Saya berharap FOPI Sumut memberikan andil yang besar PON 2024 nanti,” harapnya. **