Legenda Timnas dan PSMS Ricky Yakob Wafat

Sabtu, 21 November 2020 | 17:48 WIB
Medan, MPOL : Dunia sepakbola tanah air kembali berduka. Legenda Timnas dan PSMS Medan, Ricky Yakob, meninggal dunia, Sabtu (21/11/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Sontak ini sangat mengejutkan karena belum genap sepekan setelah kepergian legenda sepak bola Parlin Siagian, PSMS Medan kembali berduka.

Kabar duka itu hadir dari eks pemain PSMS Medan dan juga pernah mengharumkan nama Indonesia pada kancah Internasional saat berseragam Timnas, Ricky Yacob atau lebih akrab disapa Ricky Yacobi.

Pria kelahiran 12 Maret 1963 silam itu, menghembuskan nafas terakhirnya di RSAL Mintoharjo, Jakarta.

Legenda Timnas Indonesia era 1985-1990 itu meninggal setelah sempat bermain sepakbola dengan rekannya sesama anak Medan, di Lapangan ABC Senayan.

“Dia (Ricky Yacobi) lagi mainbola di Jakarta di sesama anak Medan. Habis cetak goal langsung jatuh dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Menangis kami semua begitu mendengar di Kebun Bunga,” ujar Sekum PSMS Medan, Julius Raja, yang dikonfirmasi wartawan, Sabtu siang.

Mewakili manajemen klub PSMS, menyampaikan belasungkawa mendalam terhadap kepergian striker yang pernah merumput di Liga Jepang itu.

“Kami merasa kehilangan dan mewakili manajemen kami turut berbelasungkawa atas kepergian sosoknya,” sebut King.

Masa keemasan Ricky Yacob terjadi pada paruh kedua dekade 1980-an. Ia menghabiskan karier sepak bolanya bersama klub Arseto Solo. Selain itu ia pernah memperkuat PSMS Medan sewaktu merebut Piala Suratin.

Meninggalkan Medali Emas

Ricky Yacob lebih terkenal dengan nama Ricky Yacobi, ejaan nama yang ia peroleh saat bermain di Liga Jepang.

Selama bermain di Indonesia, Ricky dua kali mempersembahkan medali emas SEA Games untuk Indonesia pada 1987.

Kurniwan Dwi Yulianto kerap menjuluki Paul Brietner Indonesia dan merupakan penyerang opurtunis yang mengandalkan kecepatan dalam bermain.

Nama Ricky semakin beken setelah Klub Matsushita FC Jepang pada tahun 1988 membelinya. Sayang, ia tak mampu beradaptasi dengan udara sejuk negeri matahari terbit itu.

Hanya empat pertandingan yang sempat ia ikuti dengan satu gol sempat ia bukukan.

Ricky Yacobi kemudian memutuskan menjadi pelatih dengan membuka Sekolah Sepak Bola (SSB) Ricky Yacobi yang berlokasi di lapangan F, kompleks Senayan, Jakarta Pusat. **