KONI Sumut Himbau Atlet Tetap Berlatih Mandiri di Massa Pandemi

Jumat, 30 Oktober 2020 | 21:01 WIB

Medan, MPOL: Merebaknya Virus Corona cukup berdampak pada seluruh kegiatan dan aktifitas di dunia olahraga. Tidak terkecuali di Sumatera utara, dampak dari masuknya Covid-19 memaksa pemangku kebijakan di induk organisasi olahraga harus memutar otak guna menangkis masuknya virus kekalangan atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah sebagai persiapan menuju PON XX Papua 2021 mendatang .

Adalah Ketua KONI Sumatera Utara (Sumut), John Ismadi Lubis, mengingatkan para atlet, khusus yang dipersiapkan untuk PON XX Papua, untuk tetap menghindari tempat keramaian di massa Pandemi ini

Lanjut John Lubis, pihaknya memahami bahkan mengapresiasi besarnya hasrat dan keinginan para atlet untuk kembali menjalani latihan (Pelatda) seperti biasa atau seperti sebelum pandemi virus corona.

Saat ini, kata John, meski KONI Sumut masih menerapkan program latihan mandiri dampak dari virus corona, namun ada di antara atlet maupun cabor yang melaksanakan latihan di luar rumah.

Dirinya  memahami, rasa kejenuhan tentu merasuki para atlet karena sejak April berlatih di rumah. Namun tambahnya, atlet harus tetap mematuhi protokol virus corona, dan yang paling penting, hindari tempat-tempat keramainan.

Terkait latihan di luar rumah, atlet maupun pelatih hendaknya tetap menerapkan aturan atau ketentuan yang tertuang dalam protokol kesehatan di bidang olahraga yang sudah rampung disusun Kemenpora.

“Protokol kesehatan sudah kita terima dari Kemenpora dan kita sosialisasikan ke Pengprov cabang olahraga dan atlet,” ucap John Ismadi Lubis Jumat (30/10/2020)

Dikesempatan tersebut Koni Sumut juga menghimbau kepada Pengawas Pendamping (Wasping) Pelatda, agar senantiasa melakukan sosialisasi 3 M (Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Memakai Masker) disetiap program pelatih dan jangan memaksakan latihan di luar rumah di massa Pandemi ini

“Intinya kita harus tetap mematuhi aturan dan ketentuan melaksanakan aktifitas olahraga sesuai protokol kesehatan,” pungkas John Lubis.

Sementara itu, sebagai informasi, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional di Papua edisi ke-XX ni seyogyanya digelar Oktober tahun ini. Namun karena pandemi Covid, pemerintah mengundurkan jadwal pelaksanaannya menjadi Oktober 2021 tahun depan.