KONI Beri Dukungan, PBFI Sumut Optimis Bangkit Medan

Jumat, 2 Oktober 2020 | 10:58 WIB
Medan, MPOL: Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan dan suport pada Pengurus Provinsi Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia Sumatera Utara (Pengprov PBFI Sumut) dalam hal pengembangan organisasi dan prestasi.
     “Saya memandang dan mengamati, Pak Herri Zulkarnain bukan orang baru didunia binaraga khususnya tingkat Sumut.”Kualitas dan gebrakan pernah kita lihat dan saksikan beberapa tahun lalu saat mengembangkan olahraga ini melalui event-event binaraga yang digelarnya.
     “Ditambah lagi sosok Min Chung (Tomy Weider) yang mendampinginya sebagai sekretaris, saya ketahui merupakan sosok yang rajin mengurusi atlet untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan terbuka baik ditingkat nasional maupun internasional.”Artinya saya kira komposisi keduanya sangat klop dan harus kita suport untuk membesarkan PBFI di Sumatera,”ucap John,”saat di komfirmasi wartawan, Jumat (2/9/2020).
     Bahkan papar John lagi, jika keduanya dapat menjalankan setiap program dengan tepat, kedepannya fisi dan misi mewujudkan atlet berprestasi yang akan tampil saat Sumut-Aceh menjadi tuan rumah PON bakal dapat diwujudkan.”Saya salut dan bangga dengan kontribusi kedua tandem ini di PBFI.”Makanya saya berpesan bangunlah kebersamaan dan tempatkan orang-orang yang memiliki fisi dan misi yang sama dalam membangun organisasi,”pungkas ketua Koni Sumut.
     Sementara Herri Zulkarnain Hutajulu bersama Min Chung (Tomy Weider) siap berjibaku mengembang olahraga binaraga dan body contes ketengah dunia pendidikan yang kedepan bakal melibatkan pelajar dan mahasiswa guna melanjutkan regenerasi atlet-atlet dicabang ini.
     “Pasca bersilaturahmi ke John Ismadi Lubis (Ketum Koni Sumut) beberapa hari lalu dan melaporkan tentang pelaksanaan Musda PBFI Sumut yang akan kami gelar, program awal kami adalah  pembenahan organisasi dan melaksanakan kerjasama dengan pihak sekolah-sekolah menengah atas dan kampus-kampus yang ada di ditiap daerah yang tersebar di kab/kota,”ucap Herri.
     Lanjutnya lagi, tantangan untuk membangkitkan cabang ini merupakan satu tanggungjawab besar, dimana usai gagal menempatkan atlet terbaiknya di event PON XX Papua tahun depan, PBFI Sumut harus melakukan satu langkah terobosan yang sifatnya turun langsung mencari potensi atlet ke daerah-daerah.
     “Jujur kita tidak ingin berbicara massa lalu, tapi yang jelas kedepan pengurus yang nantinya duduk harus benar-benar menjalankan tupoksi yang sudah diberikan agar nantinya pola pencarian bibit atlet yang akan kita programkan dapat benar-benar berjalan sesuai yang diharapkan,”tuturnya.
     Dipaparkannya, sepanjang pengalaman yang telah dilalui, pencarian bibit dengan memperbanyak event-event ditingkat sekolah maupun kampus adalah titik awal dalam menjaring bakat-bakat atlet binaraga dan body contes.
     Artinya dalam posisi atlet senior yang telah ada, langkah PBFI Sumut adalah bagaimana mempersiapkan regenerasi atlet yang nantinya dipersiapkan untuk tampil saat Sumut-Aceh menjadi tuan rumah PON XXI tahun 2024 mendatang.
     “PBFI memandang jauh untuk 4 tahun kedepan, dimana kita harus menunjukkan kualitas dengan mempersiapkan atlet sebaik mungkin,”tandasnya.
     Sementara ditambahkan Tomy Weider  PBFI juga akan mengandeng pusat-pusat kebugaran (Gym) yang tujuannya untuk  turun langsung menjaring atlet. “Banyak kita melihat potensi bibit-bibit atlet yang berlatih di gym-gym.
     “Makanya PBFI Sumut dan jajaran siap turun langsung melakukan sosialisasi guna memberikan arahan pada generasi  muda tentang pentingnya memiliki hidup sehat dengan menjalankan pola olahraga yang tepat. “Kita akan bekerjasama dengan pusat-pusat kebugaran, sekaligus terjun langsung menjalin komunikasi ke sekolah dan kampus-kampus,”ucap Tomy Weider.