Irwan Alwi Beri Sinyal Duetkan Tomy Weider dan Herri Zulkarnain di PBFI Sumut

Rabu, 16 September 2020 | 15:30 WIB
Medan, MPOL : Ketua umum Pengurus Besar Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia (PB PBFI), Irwan Alwi memberikan lampu hijau pada Koni Sumatera Utara untuk segera membentuk dan memanggil penerima mandat di Pengrov PB PBFI Sumut.
     Dalam keterangannya saat dikomfirmasi wartawan, Rabu (16/9/2020), Irwan Alwi menerangkan, sejauh ini dirinya sudah melakukan kordinasi dengan ketua umum Koni Sumut perihal nama yang dimandatkan. “Saya sudah menerima sejumlah nama dan  sinyal mandat sudah diberikan pada pak John Lubis, Tomy Weider (Min Cung) dan Herri Zulkarnain,”ucap Irwan.
     Lebih jauh diungkapkannya, munculnya nama Tomy dan Herri tidak terlepas dari amatan dan masukkan yang kita terima selama ini. Dimana kinerja dan sosok kedua tokoh olahraga binaraga di Sumut ini dianggap mampu dan telah berbuat untuk memajukan cabor binaraga di daerahnya.
     Dan khusus Tomy Weider, saya menilai dirinya cukup intens dan memiliki semangat juang untuk melahirkan prestasi bagi atlet-atlet binaraga di Sumatera Utara. Terbukti dari pandangan saya, sejumlah event-event binaraga maupun body contes kerab dibuat dirinya.
     Sedangkan figur Herri Zulkarnain merupakan sosok yang kita anggap cukup mumpuni dan serasi dalam membina dan meningkatkan prestasi atlet-atlet cabang ini. “Jadi intinya siapapun yang duduk menjadi ketua ataupun sekretaris kita nilai kedua pasangan ini cukup klop dalam membesarkan roda organisasi PBFI di Sumut jika disandingkan, “tutur Irwan Alwi.
     Lanjutnya lagi, atlet-atlet binaraga Sumut memiliki potensi yang positif jika diurus oleh sosok pengurus yang tepat. Dimana dengan adanya pengalaman dan kordinasi yang baik, tentunya program-program dapat berjalan sesuai yang diharapkan,”tandasnya.
     Disamping itu juga, dengan penetapan Sumut-Aceh sebagai tuan rumah PON XXI 2024 mendatang, saya kira ini merupakan titik awal untuk mempersiapkan atlet-atlet agar lebih baik lagi.
     Artinya dalam kurun waktu 4 tahun ini, pembinaan menuju prestasi saat menjadi tuan rumah PON sudah harus berjalan baik sedari dini.
     “Saya suport seluruh pengprov PBFI di Indonesia untuk melahirkan banyak prestasi termasuk tuan rumah yang akan menggelar multi event.”Karena tujuan utama kita duduk di PBFI adalah bagaimana menciptakan sebanyak-sebanyaknya prestasi baik nasional maupun internasional.
     “Jadi jangan ada lagi istilah jalan ditempat, pengurus yang duduk di PBFI harus mampu mencetak sejarah bagi kemajuan atlet di tanah air,”pungkasnya.
     Diakhir perkataannya, Irwan Alwi menyampaikan rasa bangganya pada pengurus-pengurus PBFI di masing-masing daerah yang mampu memprogramkan kegiatan sosial ditengah massa Pandemi Covid-19 ini. “Jujur saya apresiasi kegiatan sosial insan dan atlet-atlet binaraga seperti di Sumut.
     “Dengan kondisi yang kita nilai cukup memprihatinkan karena dampak corona tapi mampu menyisihkan rezeki untuk berbagi dengan anak-anak di panti asuhan dan warga sekitar lingkungan.” Dan saya nilai, program yang telah dijalankan Tomy Weider dan kawan-kawan di Sumut khususnya kota Medan merupakan satu titik awal yang harus kita apresiasi tinggi, dan dapat dicontoh daerah lain,” ucap Irwan Alwi.
     Sementara Min Cung atau biasa disapa Tomy Weider mengatakan, amanah PB PBFI yang akan memberikan mandat Pengprov PBFI Sumut pada dirinya dan Herri Zulkarnain disambut cukup positif. “Saya menilai keputusan pak Irwan Alwi selaku Ketum PB PBFI dinilai tepat dan kami apresiasi tinggi.
Intinya, saya menyatakan siap untuk disandingkan dengan Herri Zulkarnain.
     “Pak Herri saya kenal sosok yang matang dalam organisasi dan beliau  bukan orang asing di cabang olahraga binaraga,” tutur Tomy yang ditemui usai menyerahkan bantuan ke sejumlah panti asuhan.