Goncalwes Sirait SH, Tetap Latihan Meski Pandemi Covid-19

Sabtu, 16 Mei 2020 | 04:59 WIB

Medan, MPOL: Rasa optimis dan semangat juang yang kerab ditunjukkan atlet binaan Koni Sumut satu ini terpancar disetiap sesi latihan yang dilaksanakanya di gym milik Jalan Rakyat Pasar III.

Angkatan demi angkatan yang selalu dilakukan lifter pemilik medali perunggu di PON Riau 2012 dan kepingan medali perak di PON 2016 Jabar memacu adrenalin dalam peluhan keringatnya disetiap tarikan nafas panjangnya.

Pemilik nama lengkap Goncalwes Sirait SH adalah salah satu lifter andalan Sumatera Utara yang kiprahnya sudah diakui pesaing-pesaing tangguh lainnya di tanah air.

Saat ini, Riko sapaan akrabnya tengah memaksimalkan angkatan terbaiknya guna bertarung di kelas 120 kg diajang multi event PON XX Papua Oktober 2021 mendatang.

“Saya tengah serius berlatih untuk meningkatkan performa di level angkatan yang dimiliki meski Pandemi Covid-19 tengah melanda tanah air.”Menu latihan dari pelatih yang diberikan saat berlatih bersama lifter-lifter lainnya yang juga akan mewakili daerah ini di PON harus juga ditambah dengan berlatih rutin pada malam hari di Gonjales Gym milik saya,”ucapnya, Jumat (15/5/2020) malam.”

“Meski memakan banyak tenaga tapi tujuan menambah porsi latihan sendiri semata agar peningkatan angkatan dapat dikejar sehubungan masih adanya waktu yang tersisa,”ucap Riko Sirait.

Artinya lanjut atlet yang berprofesi sebagai lawyer ini, menjaga kestabilan di sisa waktu jelang PON, ditambah asupan gizi seimbang serta istirahat yang teratur dirasa cukup positif dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap selalu prima. “Saya tidak mau sesumbar tapi yang jelas pola latihan teratur dengan mengedepankan tanggung jawab pada program yang diberikan pelatih itu berarti kita profesional dalam memburu cita-cita yang kita impikan.

Paparnya lagi, hal utama yang kami lakukan saat ini sebagai seorang atlet, mengharumkan nama kontingen Sumatera Utara di level PON merupakan prioritas unggulan untuk merengkuh prestasi. Dimana dengan matangnya persiapan sejumlah atlet yang menjadi peserta di tiap kelas, sudah barang tentu semua akan mamatok hasil yang positif diajang ini.

Dan pandangan saya, tolak ukur dalam memaksimal hasil adalah dengan lebih meningkatkan pola latihan serta fokus dalam menjalankan program yang dijalani,”tuturnya.

Diakhir perkataannya, Riko tidak mau memberi sebuah harapan yang sifatnya berandai-andai.”Saya tidak mau muluk dan berandai, mimpi untuk membawa pulang medali dari tanah Papua harus dapat saya wujudkan.”Meski persaingan dikelas ini cukup berat, tapi saya lihat ini sebuah kenyataan yang harus dihadapi. “Urusan siapa yang bakal dihadapi bagi saya nomor sekian.

“Yang utama menurut tolak ukur yang saya miliki adalah bagaimana nantinya kita dapat bersaing dan menguatkan mental selama mengikuti pertandingan,”pungkasnya.

Dan inti dari semua ini, doakan kami kuat dan sehat selalu, hasil akhir biar Tuhan yang menentukan,”tandas atlet andalan Sumut ini. **