Eks Kiper PSMS Diciduk Jual 5 kg Sabu

Selasa, 19 Mei 2020 | 00:25 WIB

Surabaya, MPOL: Kabar menggegerkan hadir dari dunia sepak bola tanah air. Adalah Choirun Nasirin, Kiper klub Liga 2 asal Jawa Timur, PS Hizbul Wathan tersandung kasus narkoba. Dia diduga terlibat dalam sindikat bandar sabu dalam penggerebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur di salah satu hotel kawasan Sedati, Sidoarjo pada Minggu (17/5) siang.

Dia ditangkap bersama eks pemain Persela Lamongan dan eks Ketua Asosiasi PSSI Kota (Askot) Jakarta Utara.

Nasirin bukan nama asing bagi PSMS. Dia pernah memperkuat klub berlambang daun tembakau itu di musim 2019 lalu.

Nasirin merupakan pemain kelahiran Sidoarjo 12 Agustus 1989. Karier sepak bolanya diawali dari Perseru Serui pada 2017. Kemudian dia memperkuat Gresik United.

Akhirnya dia memperkuat PSMS pada 2019. Musim berikutnya dia bergabung ke PS Hizbul Wathan.

Keduanya pesepakbola tersebut ditangkap saat melakukan transaksi dengan dua produsen sabu bernama Novin Adrian (36) warga Dusun Gowok, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan Dedik A Manik (42) warga Mengkudu Blok M, Jakarta Utara.

Dalam keterangannya  Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Priyambadha, Senin (18/5/2020) malam mengatakan, diantara para tersangka ini memang ada yang merupakan mantan atlet dan wasit bahkan pengurus PSSI pusat,” sebut Bambang didampingi Penyidik Madya Pemberantasan BNNP AKBP Wisnu Chandra, Senin (18/5/2020).

Dari tangan para tersangka ini, petugas menyita sebanyak 5,313 Kilogram sabu yang hendak diantarkan menuju Madura. ++