Dispar Pakpak Bharat Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Arung Jeram

Rabu, 8 September 2021 | 00:01 WIB

Pakpak Bharat, MPOL : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melalui Dinas pariwisata (Dispar) menyelenggarakan pelatihan Pemandu Wisata Arung Jeram bagi para peminat olahraga. Panitia penyelenggara sengaja mendatangkan pelatih dan pemandu profesional dalam acara yang dilaksanakan di Balai Diklat Cikaok.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena ini salah satu meningkatkan potensi alam yang ada di Pakpak Bharat. “Dengan adanya pelatihan ini semoga kedepannya masyarakat bisa membuka wawasan yang lebih luas lagi dan bisa meningkatkan potensi alam lainnya,” ungkapnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Sahat Banurea saat membuka pelatihan itu sempat menyinggung tentang besarnya peluang dan potensi Pakpak Bharat yang memiliki kondisi alam yang sangat luar biasa, di dukung kondisi geogerafis berupa gunung, bukit dan sungai dinilai cocok dalam olah raga arung jeram.

“Kita melihat saat ini Pakpak Bharat memiliki alam yang sangat indah, gunung dan sungai menyatu ditambah hutan lebat yang sangat asri dan memiliki aliran sungai cukup jernih. Asalnya langsung dari mata air, banyak flora dan fauna masih dapat kita lihat bila kita tidak manfaatkan semua anugerah Tuhan ini,” ujarnya.

Pada masa pandemi sekarang ini, dimana kita dilarang berkumpul dan harus mengikuti Prokes, wisata alam seperti arung jeram ini sangat cocok untuk kita manfaatkan sebagai sara rekreasi. Kedepannya Pakpak Bharat akan terus mengembangkan wahana wista ini, kita harapkan dapat menambah pendapatan dari sektor pariwisata, ungkap Sahat Banurea.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bambang Sunarjo Banurea mengutarakan, harapan besarnya terhadap potensi wisata alam di wilayah Pakpak Bharat. Dengan adanya pelatihan ini, kita harapkan kedepan bisa membuka potensi-potensi wisata alam di wilayah Pakpak Bharat.

Ia menghimbau seluruh peserta melakukan swab terlebih dahulu, untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta dan juga memutuskan pencegahan penyebaran covid-19. Para peserta  diberi materi oleh narasumber yang didatangkan dari Lentera Pertiwi Sumatera serta beberpa pembina lokal yang telah berpengalaman dalam teknik arung jeram.

Beberapa hal penting yang diajarkan diantaranya teknik penggunaan berbagai peralatan, aspek keselamatan dan lain sebagainya. Lokasi praktek, panitia penyelenggara sengaja memilih sungai Lae Ordi yang terkenal indah, bersih dan asri. Start pelatihan dimulai dari Desa Cikaok, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu dan berakhir di Desa Binanga Boang, Kecamatan Salak dengan menempuh jarak sekitar 5 Km. **