Buka Duel Meet Atlet Pelatda PON XXI, Ketua KONI Apresiasi Pertina Sumut

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:55 WIB

 

Medan,MPOL: Ketua KONI Sumut diwakili Wakil Ketua I Prof. Dr. Agung Sunarno, M.Pd membuka Pertandingan Duel Meet Atlet Jangka Panjang PON XXI/2024 Pertina Sumut dengan Pertina Aceh Besar dan Pertina Lampung, Kamis (20/1/2022) di Pusdiklat Pertina Medan Jl. Tangguk Bahagia 1 Griya Martubung, Medan Labuhan. Sesuai usulan Pengprov Pertina Sumut, sebanyak 35 atlet tinju dan 5 pelatih menjadi binaan KONI Sumut.

Keseriusan Pengprov Pertina Sumut menjadi modal bagi persiapan atlet tinju Sumut menyongsong PON XXI Sumut-Aceh.

Demikian disampaikan Prof. DR. Agung Sunarno sembari mengapresiasi program pendidikan dan pelatihan yang dilakukan Pengprov Pertina Sumut hingga saat ini.

“Jika kita mau yang luar biasa, kita pun tidak bisa melakukan yang biasa-biasa. Harus melakukan yang lebih. Apa yang dilakukan Pengprov Pertina Sumut mengawali tahun 2022 ini adalah hal yang baik,” katanya dalam acara yang dihadiri Ketua KONI Medan Edy Sibarani, Ketua Carteker Pengprov Pertina Sumut Sabam Parulian Manalu, SE,PHD, Wakil Ketua Anharsyahtua Harahap, Bendahara Adol Frian Rumaijuk,STP,MMA, dan sejumlah pengurus lainnya.

Prof. Agung berharap, apa yang menjadi harapan pemerintah Sumut dalam menyukseskan PON XXI yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses administrasi, apa yang dilakukan Pengprov Pertina Sumut adalah langkah yang baik.

Sementara itu, Ketua Caretaker Pengprov Sumut Sabam Parulian Manalu, SE,PHD mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur jika KONI Sumut memberikan dukungan kepada pihaknya. Hanya saja, saat ini pihaknya tengah mengajukan penambahan pelatih khususnya pelatih fisik. Yang sangat dibutuhkan atlet untuk menyempurnakan persiapan menuju PON XXI mendatang.

Sabam pun berharap, dengan pelaksanaan Duel meet kali ini akan mendorong semangat para atlet untuk lebih giat dalam mempersiapkan diri. “Kami juga butuh dukungan semua pihak seperti sekolah tempat anak-anak ini belajar, para orang tua, dan pemerintah,” katanya.

Ketika dihubungi secara terpisah, Dr. Nimrot Manalu,MKes,AIFO sebagai seorang akademisi dan pelaku olahraga menyatakan bahwa banyaknya petinju yang diberi kesempatan mengikuti Pelatda Jangka panjang menuju PON XXI patut diapresiasi, namun hal tersebut sekaligus menjadi tantangan berat bagi PERTINA Sumut.

Untuk itu dia berharap agar seluruh insan tinju Sumut, pengurus, petinju dan simpatisan di Sumatera Utara harus bahu membahu dan seirama saat mengemban ‘pekerjaan rumah’ berat tersebut, terutama dalam merealisasikan capaian target medali emas PON XXI mendatang.

“Ini bukan tanggungjawab yang mudah, kita bersyukur banyaknya atlet yang diberi kesempatan, tapi kita boleh bayangkan begitu besar tanggungjawab yang harus diemban Pengprov Pertina Sumut,” katanya.

Ketika ditanya tentang adanya Pengcab Pertina yang tidak mengijinkan petinjunya ikut Pelatda jangka panjang, Dr. Nimrot Manalu sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan itu merupakan bentuk pelanggaran hak azasi karena sudah mematahkan harapan petinju.

“Itu sudah diluar pemahaman kita, bagaimana ada pengurus tinju malah menghalangi atlet maju ke tahap yang lebih tinggi,” ujarnya. **