Upaya Danrem 162/WB Berbuah Manis, Masyarakat Sukarela Turunkan Baliho Rizieq Shihab

Rabu, 25 November 2020 | 17:02 WIB

Mataram, MPOL : Upaya pendekatan yang dilakukan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, saat menjalin silaturrahmi dengan tokoh FPI dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, terkait penurunan baliho Habib Rizieq Shihab, pada Minggu (22/11), berbuah manis.

Sebelum silaturahmi tersebut, Danrem menggelar pertemuan yang diawali briefing Danrem kepada Dandim 1606/Lobar, Kasi Intel Kasrem 162/WB, Pasi Intel Kodim 1606/Lobar, Dantim Intel Kodim 1606/Lobar dan Danramil Cakranegara di Makodim 1606/Lobar tentang upaya penggalangan/mediasi untuk menurunkan baliho Habib Riziq Sihab yang ada di Desa Karang Taliwang Kec. Cakranegara, yang sempat viral di media sosial tanpa adanya sosialisasi dan menurunkan secara paksa yang akhirnya timbul perlawanan dan penolakan dari pihak masyarakat Cakranegara.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut, dihasilkan kesepakatan bersama dengan tokoh FPI dan masyarakat Karang Taliwang, Cakranegara, bahwa baliho Habib Rizieq Shihab yang masih terpasang akan diturunkan dengan sukarela oleh warga.

Dalam silaturrahmi tersebut, Ketua FPI NTB H. Makmun Moerad menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB atas kedatangannya untuk bersilaturrahmi dengan tokoh FPI dan masyarakat Karang Taliwang.

“Bapak Danrem datang dengan baik, maka apa yang menjadi keputusan akan kami laksanakan dan kami akan patuh dengan hukum,” tandasnya.

Terkait kejadian penurunan baliho, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik sejak awal seperti yang dilakukan oleh Danrem 162/WB serta jajarannya malam ini dengan silaturahmi sekaligus musyawarah mufakat.

“Seandainya baliho di pinggir jalan tidak diperbolehkan, maka kami izin akan memasang baliho di masjid. Permasalahan di Jakarta seharusnya tidak dibawa ke NTB, apalagi saat ini sedang dalam tahapan pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya.

Sementara Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani kepada seluruh peserta silaturahmi dan tokoh masyarakat Desa Karang Taliwang, mengajak untuk bersama-sama membacakan surat Al-Fatihah untuk kita semua agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

Selanjutnya secara pribadi Danrem mengungkapkan bahwa sejak awal masuk ke Lombok pertama kali melaksanakan silaturrahmi ke para tokoh Desa Karang Taliwang termasuk tokoh tokoh FPI NTB sebagai prioritas untuk menjalin silaturahmi.

“Kami jajaran Korem sering melaksanakan kegiatan bersama baik di Masjid Karang Taliwang maupun dirumah warga, dengan berbagai kegiatan sosial dan lainnya guna mencipatakan situasi kondusif Desa Karang Taliwang karena desa ini dulu sering terjadi perang antar kampung dan menjadi permasalahan utama di Lombok dan menjadi desa Binaan Prioritas Jajaran Korem 162/WB,” ungkapnya.

Danrem juga meyakinkan warga bahwa jajaran Korem 162/WB akan selalu hadir dan membantu kegiatan warga masyarakat Karang Taliwang.

Berkaitan dengan permasalahan pemasangan baliho Habib Rizieg Sihab di Desa Karang Taliwang, Danrem mengatakan dari Jajaran Korem 162/WB akan tetap melaksanakan musyawarah dan mufakat agar tidak ada upaya paksa atau bahkan terjadinya benturan dengan masyarakat.

“Karena kami prajurit TNI adalah prajurit yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Danrem, demi menjaga kondusifitas wilayah dan menjelang dilaksanakannya Pilkada Serentak maka saran kami mohon dengan kerendahan hati masyarakat Karang Taliwang berkenan untuk menurunkan secara sukarela baliho/baner Habib Rizieq dan digantikan dengan baliho/ baner kegiatan rutin pengajian warga Karang Taliwang.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Rizal yang merupakan alumni Akmil 1993 mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada para tokoh dan masyarakat Karang Taliwang untuk berkenan secara sukarela menurunkan baliho/baner Habib Rizieg Sihab.

Jajaran Korem 162/WB bersama masyarakat Karang Taliwang juga akan menggelar kegiatan baksos dan karya bakti pembersihan lingkungan kampung.

Sementara Kepala Lingkungan Karang Taliwang juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dari pihak TNI khususnya Korem 162/WB.

“Kami segenap warga Karang Taliwang pada intinya sangat berterimakasih atas pendekatan secara kekeluargaan yang dilakukan oleh Danrem 162/WB dalam menjelaskan permasalahan penurunan baliho, dan warga Karang Taliwang bisa mengerti bahwa penurunan baliho tersebut memang harus dilaksanakan semata-mata untuk kebaikan dan ketentraman serta kondusifitas warga khususnya apalagi menjelang Pilkada,’’ ucap Kepling Karang Taliwang. (Rel)