Presiden Jokowi Apresiasi Prestasi Kab.Pakpak Bharat

Senin, 20 September 2021 | 20:27 WIB

Medan, MPOL-Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo,mengapresiasi prestasi Kabupaten Pakpak Bharat sebagai peringkat pertama pemberi dosis vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara.

Apresiasi ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat Presiden melaksanakan rapat bersama Forkopimda serta Bupati/Walikota se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal

Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (16/09/21).

Saat Presiden Jokowi mengecek angka capain vaksinasi, Jokowi menyebut Kabupaten Pakpak Bharat sekali.
” Bagus sekali Pakpak Bharat mencapai 82 persen” ucap presiden Joko Widodo.

Jokowi kemudian mendorong kepala daerah yang masih rendah tingkat vaksinasi untuk segera memperbaiki. Jokowi meminta Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut membantu melakukan vaksinasi di daerah itu.

“Saya minta Pangdam, Kapolda dikerahkan, dikejar, nanti saya minta panglima TNI ditambah vaksinator sehingga daerah-daerah yang masih angkanya 7, 8, 11, , 12 ini dikejar,” pinta Presiden Jokowi.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Jumat Sore (17/09), mengatakan apresiasi yang disampaikan presiden RI Joko Widodo merupakan hadiah terbesar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, Forkopimda,TNI/Polri serta tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di lapangan.

“Apresiasi dari bapak Presiden ini merupakan motivasi bagi seluruh stakeholder untuk semakin meningkatkan pelayanan vaksinasi Covid-19 sehingga masyarakat khususnya di Kabupaten Pakpak Bharat bisa seluruhnya mendapatkan vaksin mulai usia 12 hingga masyarakat dewasa.” ujar Bupati Franc.

Capaian peringkat tertinggi sementara se-Sumut ini merupakan kali kedua yang diperoleh Kab.Pakpak Bharat, setelah sebelumnya juga mencapai peringkat pertama berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara tanggal 13 Agustus 2021 yang lalu yang tercatat Dosis I 59,74 persen dan dosis II 41,99 persen.

Masih menurut Bupati Franc ,ririnya saat ini juga mendorong segenap unsur dan lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi 12-17 supaya segera tuntas di Kabupaten Pakpak Bharat

” ini adalah salah satu upaya mempercepat pencapaian herd immunity atau kekebalan kelompok khususnya di kalangan pelajar SMP dan SMA di daerah kita ini, sehingga bisa terhindar dari Covid-19 dan pembelajaran tatap muka bisa secepatnya diberlakukan.

Bupati Franc berharap agar seluruh anak-anak SMP dan SMA untuk bisa menjadi pelopor vaksinasi bagi rekan-rekan dan keluarga.

“Meskipun sudah divaksin tetap harus melaksanakan protokol kesehatan, jika keluar rumah jangan pernah melepas masker. Jadilah anak yang cerdas, isilah waktu dengan hal yang bermanfaat dan positif” ujar Franc Benhard Tumanggor.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, terus menghimbau dan meminta setiap masyarakat yang belum melakukan vaksinasi supaya segera melakukan vaksinasi guna mempercepat pemulihan kondisi normal di wilayah Pakpak Bharat. Dirinya juga berkomitmen mendukung percepatan persentase vaksinasi di Provinsi Sumatera Utara.

Untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan vaksin dosis I dan Dosis II, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, pemkab Pakpak Bharat juga telah membentuk posko pelayanan terpadu vaksinasi Covid-19 yang berada di Gedung Seba Guna Salak, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat dan dibuka hari Senin-Jumat pukul 09:00 -15: 00 WIB.

Data terakhir yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat, jumlah anak usia 12-17 yang sudah tervaksinasi di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat adalah dosis I sebanyak 98,48% dan dosis II sebanyak 18,94 %. Sedangkan jumlah total keseluruhan persentase capaian vaksinasi di Kab.Pakpak Bharat adalah Dosis I 83,26% dan Dosis II 52,89 %. (a.35).

TEMUI PRESIDEN GUNAKAN TOYOTA AVANZA

Saat menghadiri acara pengarahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara beserta Bupati/Walikota se-Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor terlihat sangat berbeda dengan para kepala daerah lain yang hadir pada kesempatan tersebut.

Pasalnya, para Bupati/Walikota yang hadir, rata-rata menggunakan kenderaan mewah, namun orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat tersebut malah terlihat menggunakan kenderaan sederhana, yaitu mobil plat merah,jenis Toyota Avanza berwarna putih.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, saat turun dari kenderaan terlihat menggunakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) Aparatur Sipil Negara(ASN) berwarna coklat muda, langsung menuju Aula Tengku Rizal Nurdin di Kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara dengan terlebih dahulu melewati pemeriksan persyaratan Protokol Kesehatan.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor kepada Wartawan mengaku, kehadiran dirinya ini, dalam rangka acara pengarahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara beserta Bupati /Walikota se-Sumatera Utara.

“Kehadiran saya disini untuk memenuhi undangan pengarahan dari Pak Presiden Ir.Joko Widodo” kata Franc Bernhard Tumanggor.
Ketika ditanyakan kenderaan berplat merah Bernomor Polisi BB 1 Z yang ditumpanginya, Bupati Pakpak Bharat menyatakan kenderaan tersebut adalah kenderaan dinasnya.

“Iya ini kenderaan operasional saya. Yaaah harus kita sesuaikan lah dengan kondisi dan kemampuan daerah kita” ujar Franc

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, dirinya mengaku biasa saja. Bahkan dirinya juga mengaku sering melakukan kunjungan kerjanya di daerah dengan menggunakan kenderaan roda dua jenis Vespa.

“Biasa saja, kalau di Pakpak Bharat saya malah sering menggunakan kenderaan roda dua saat melakukan kunjungan kerja, gak apa kan? Dalam kegiatan Vaksinasi di Desa desa terpencil, yang sulit ditempuh roda empat seperti kecamatan Sibagindar yang berbatasan dengan Aceh Singkil saya dan tim harus menggunakan roda dua dan menginap di rumah masyarakat. Kita beri Semangat mereka agar bersedia di Vaksin ” ujar Franc Bernhard Tumanggor.

Dikalangan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam kepemimpinannya terkenal dengan kesederhanaannya. Bupati Franc sempat membuat heboh warga dan menjadi viral di media sosial saat dirinya menjalankan tugas pemerintahannya, melakukan blusukan serta menghadiri undangan ke kecamatan menaiki sepeda motor janis vespa bahkan dibonceng oleh ajudannya sendiri, tanpa iringan sirene patwal sebagaimana layaknya protokol kepala daerah dalam melakukan kunjungan kerja di daerahnya sehingga sering membuat kaget warga dan kalangan ASN.

Suami dari Juniatry Setia Manogihon Boru Sirait ini, dilantik oleh Gubsu Edy Rahmayadi sebagai bupati pada 26 Februari 2021 lalu. Sebelumnya, putra dari MP Tumanggor, tokoh yang membidani lahirnya Kabupaten Pakpak Bharat atau mantan Bupati Dairi tersebut,merupakan anggota DPRD-SU dari Partai Golkar.

Erah Banurea, tokoh adat dan budaya menilai, kesederhanan Bupati Franc harus menjadi panutan bagi Pejabat Pakpak Bharat lainnya apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Kalau saya nilai, kehadiran Bupati Franc menghadiri acara Presiden menggunakan mobil avanza, merupakan cerminan atau gambaran kondisi Kab Pakpak Bharat ini yang sangat butuh sentuhan ataupun perhatian dari pemerintah pusat maupun Pemprovsu dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat, karena APBD kita yang rendah ditambah lagi akibat dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini” kata Erah Banurea.

Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu Kabupaten yang baru dimekarkan di Provinsi Sumatera Utara. Jarak Kota Medan ke Kabupaten Pakpak Bharat diperkirakan 191 KM, dengan waktu tempuh sekira 5-6 jam.kabupaten Pakpak Bharat terkenal dengan hasil pertanian lokalnya seperti Gambir, Sereh Wangi, Nilam, kopi, kemenyaan dan produk lokal lainnya. (Dro).