Polda Jatim dan Jajarannya Bagikan Daging Hewan Qurban Door to Door Pada Masyarakat Terdampak Covid-19

Selasa, 20 Juli 2021 | 15:03 WIB

Surabaya,MPOL: Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dan jajarannya, mendistribusikan daging hewan qurban untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Pendistribusian daging qurban dilakukan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H, Selasa (20/7/2021).

Kapolda Jatim, Irjen Polisi Nico Afinta bersama Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim, melepas pendistribusian daging hewan qurban door to door di Mapolda Jatim.

Irjen Nico Afinta menjelaskan, ada sebanyak 38 ekor sapi dan 12 ekor kambing disembelih melalui Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang telah ditentukan. “Kita mendasari surat edaran Menteri Agama dan surat edaran Gubernur Jatim, terkait pelaksanaan takbir dan shalat ied, berjalan aman dan tertib,” ujarnya.

Polda Jawa Timur tahun ini, berqurban sebanyak 38 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Sasaran pendistribusian daging hewan qurban ini dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya masyarakat yang terdampak karena pelaksanaan PPKM darurat,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.

Untuk petugas yang melaksanakan pendistribusian daging qurban adalah Bhabinkamtibmas, dibantu anggota Polisi lalu lintas, baik dari jajaran Polda maupun dilaksanakan di Polres-Polres dan Polsek.

Keberadaan Polri beserta Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya, ingin membantu masyarakat untuk melewati keadaan yang sulit ini, kita harus bersama-sama. Polisi, Pemprov dan Kodam bersama masyarakat dapat bersinergi seiring sejalan untuk menghadapi wabah covid ini. “Mari, kita bersama-sama mengambil bagian masing-masing sesuai dengan kemampuan yang bisa dilakukan dan kepada masyarakat tolong patuhi prokes 5M,” ujar Nico Afinta.

Kapolda Jatim mengibaratkan covid-19 seperti peluru yang masih berdesingan disekitar kita. Peluru ini tidak mengenal pangkat usia jabatan, latar belakang kita, kalau kita lengah kita kena. “Siapa pun bisa terkena penyakit ini kalau lengah, tapi selama kita patuh prokes kita akan selamat. Karena itu, mari kita melaksanakan prokes dengan baik di dalam rumah, maupun dimana kita berada. PPKM ini dilaksanakan dalam mengatur dan menyelamatkan masyarakat,” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta.

Disisi lain, Irjen Nico Afinta berharap kepada elemen-elemen masyarakat agar tidak bersebrangan pemahaman dengan Pemerintah, tapi harus samakan pemahaman, bahwa penyakit ini ada, sudah banyak yang meninggal, sudah banyak yang sakit, dan sekarang rumah sakit pun masih banyak merawat pasien penderita covid-19.

“Ayo sama-sama kita laksanakan dan patuhi prokes, semoga dengan kebersamaan ini kita bisa melewati keadaan yang sulit ini bersama-sama,” ajak Kapolda Jatim.***