Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di Lamongan Jatim

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:43 WIB

Lamongan,MPOL: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, pada Kamis (10/6/2021) sore, meninjau vaksinasi massal di Lamongan, Jawa Timur, yang digelar di Alun-alun Kabupaten Lamongan.

Sebelum meninjau Vaksinasi massal, Panglima TNI dan Kapolri mendengarkan pemaparan dari Bupati Lamongan di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan.

Setelah mendengar pemaparan Bupati Lamongan, dilanjutkan peninjauan vaksinasi massal dan Apel bersama TNI, Polri serta Satgas Covid-19 dalam rangka “Penguatan Pelaksanaan Vaksinasi dan Penerapan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Lamongan”.

Dari pantauan di lokasi, diinformasikan masyarakat Lamongan yang sudah terdaftar untuk mengikuti vaksinasi massal sebanyak 1.280 orang hingga pukul 16.00 WIB. Dan kemungkinan masih bisa bertambah terus, karena target vaksinasi pertama ini sebanyak 2 ribu orang.

Disamping itu, sasaran vaksinasi massal di alun-alun Lamongan yakni, tenaga pendidik (guru), pegawai negeri dan juga masyarakat umum. Khusus untuk masyarakat umum untuk di usia diatas 56 tahun, sedangkan tenaga pendidik dan pegawai untuk semua usia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, melihat secara langsung perkembangan klaster yang ada di Desa Sidono dan ternyata sudah dilaksanakan tindakan sesuai dengan prosedur yang ada. Saat ini, Desa tersebut dilaksanakan isolasi dan dilakukan pembatasan, sehingga perlu dukungan logistik obat-obatan.

“Satgas Covid-19 di Lamongan sudah melakukan tindakan tepat dan terukur. Sehingga harapannya kasus aktif Covid-19, bisa segera bisa terkendali. Apa yang sudah dilakukan Bapak Bupati bersama TNI dan Polri sudah sangat baik untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Lamongan,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, usai meninjau vaksinasi, Kamis (10/6/2021).

“Kami sudah ingatkan kepada Bupati dibantu Dandim dan Kapolres untuk tetap menjaga prokes, mengingatkan seluruh warga untuk tetap menggunakan masker, dan juga perbanyak tracing sehingga memiliki deteksi dini apabila terjadi ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam adanya kasus positif,” ujar Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Tingkatkan monitor dan evaluasi dengan meningkatkan fungsi dari Posko PPKM. Sehingga Satgas dalam hal ini Bupati, Kadinkes TNI, Polri bisa memonitor angka positif Covid-19 setiap hari, termasuk angka kesembuhan, kematian dan mengetahui BOR ICU dan BOR Isolasi,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengemukakan, secara umum kita ingin mengetahui secara langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Lamongan. “Kita ingin mengetahui secara langsung klaster Sidodiwo. Dan sudah dilaksanakan manajemen melakukan pengawasan serta pengetatan PPKM mikro. Masyarakat dipisahkan dan dilaksanakan isolasi mandiri, dan yang gejala dilaksanakan isolasi di Rumah Sakit rujukan,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan, di isolasi atau di rawat sudah ada beberapa yang mulai sembuh meski sempat ada yang meninggal. “TNI, Polri dan Satgas melakukan pengetatan PPKM Mikro, dan mendistribusikan bantuan sosial seperti obat-obatan,” jelasnya.

Selain itu, Jenderal Listyo Sigit mengimbau
masyarakat dapat mentaati kepatuhan 3M, penggunaan masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.***