Menpan-RB RI dan Kalemdiklat Polri Beri Pembekalan Para Calon Perwira Polri Lulusan PAG 2020

Sukabumi, MPOL: Dalam rangka membentuk fist line suprvisor yang unggul dan berintegritas guna melaksanakan tugas harkamtibmas, pada tahap akhir Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara menjadi Perwira Polri T.A. 2020, Setukpa Lemdiklat Polri menghadirkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MENPAN RB RI) dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (KALEMDIKLAT POLRI) pada ceramah atau pembekalan bagi para Peserta Didik PAG TA. 2020, Senin (19/10/2020).

Kegiatan pembekalan kali ini diawali penceramah dari MENPAN-RB RI, Tjahjo Kumolo,SH dengan mengusung tema “Pengembangan kompetensi dan sikap perilaku anggota Polri di era Revolusi Industri 4.0 guna terwujudnya organisasi yang sehat dan modern”.

Menpan-RB RI, Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa Indonesia mengahadapi dua tantangan besar untuk terwujudnya peradaban madani dimasa depan, pertama hadirnya Revolusi industri 4.0 dan Society 5.0 yang memicu semua negara beradu cepat untuk adaptasi ke arah digitalisasi dan virtualisasi.

Yang kedua adalah mewujudkan Visi Indonesia 2045 yaitu sejarah 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia yang berdaulat dan mencita- citakan untuk kemakmuran rakyat.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. (Ist)

Kedua aspek besar ini kata Menpan-RB, harus dikelola oleh suatu sistem birokrasi maupun penyiapan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas.

Dengan manajemen talenta yang secara umum setiap pemimpin harus memiliki kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural sehingga dapat dikatakan memiliki kemampuan sebagai pemimpin yang berfungsi sebagai agen perubahan kearah yang lebih dilingkungannya.

“Begitupun dengan Polri bahwa kesempatan mengikuti PAG juga disertai dengan tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan kredibilitas agar memberikan maslahat yang lebih besar, ungkap Tjahjo Kumolo.

Pada akhirnya, Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa ancaman yang harus dihadapi bangsa Indonesia setelah 75 tahun merdeka yakni Korupsi, Narkoba, Radikalisme, Bencana Alam termasuk Covid 19 serta Pilkada serentak tahun 2020 yang harus berjalan tertib, aman dan damai yang merupakan tugas Aparat Kepolisian.

Menpan-RB RI, Tjahjo Kumolo. (Ist)

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si dalam ceramah pembekalannya menyampaikan bahwa Potensi menjadi Perwira harus dibangun sejak Bintara, sehingga ketika jadi Perwira akan menjadi baik karena prosesnya baik saat Bintara.

“Pendidikan PAG hanya memformat cara berpikir dari pola pikir seorang Bintara menjadi Perwira, introspeksi sangat penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai seorang Perwira,” ucap Komjen Arief.

Kalemdiklat Polri menegaskan bahwa calon perwira lulusan PAG TA. 2020 harus dapat merubah cara pandang dan pola pikir, menjadi pengarah bagi anggota untuk menjalankan tugas dari pimpinan, menjadi tauladan bagi rekan kerja, anggota, dan keluarga, “Jangan sampai setelah jadi perwira malah menjadi beban dalam organisasi Polri,” tandasnya.(*)