Kapolda Jatim Instruksikan Cegah Penyebaran Covid-19 Terus Dilakukan di Bangkalan

Rabu, 9 Juni 2021 | 22:28 WIB

Surabaya,MPOL: Polda Jawa Timur menurunkan pasukan dari berbagai Satuan Kerja (Satker), untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, khususnya di 4 Kecamatan yang masuk dalam katagori zona merah.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, Polda Jatim sudah melakukan berbagai kegiatan di 4 Kecamatan zona merah di Kabupaten Bangkalan, diantaranya Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Klampis dan Geger.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polda Jatim, telah melaksanakan Patroli dan Public Address, dengan memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, guna memutus penyebaran Covid-19, di Kecamatan Arosbaya,” sebut Kombes Gatot, seraya menjelaskan, para Srikandi Lalulintas melaksanakan preemtif dan preventif dibidang lalulintas, dan sekaligus membagikan sembako, masker dan handsanitizer di Kecamatan Arosbaya.

Disebutkan Kombes Gatot, bahwa anggota Brimob juga melaksanakan Patroli di 4 Kecamatan zona merah, mengoptimalkan fungsi PPKM Mikro, dan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Satuan Binmas Polda Jatim juga melakukan pembagian 194 paket beras sembako kepada warga kurang mampu, dan himbauan penerapan prokes dengan 5M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. Kegiatan tersebut terus dilakukan, sebagai upaya pencegahan covid-19 di Bangkalan khususnya di 4 Kecamatan zona merah,” pungkas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Bahkan, Polda Jatim membuat flyer yang di sebarkan di media sosial terkait klaster covid 19 di Kabupaten Bangkalan dan pembuatan statement para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Takmir Masjid, serta flyer cipta kondisi telah di blasting oleh jajaran, dukungan Bid Humas Jatim.

Terpisah, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengemukakan, saat ini jumlah kasus aktif covid-19 di Kabupaten Bangkalan sebanyak 190 orang, kenaikan dari hari sebelumnya sebanyak 75 kasus, dan kesembuhan 1 kasus, sedangkan meninggal dunia ada 4 kasus. Saat ini, Bed Occupancy Rate (BOR) Isolasi RSU Bangkalan mencapai 84% dan BOR ICU RSU Bangkalan mencapai 50 %.

Berbagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Bangkalan terus dilakukan dengan pelaksanaan Testing dan Vaksinasi, yang dilaksanakan oleh 5 Tim dengan masing-masing Tim terdiri dari 15 orang. Dalam pelaksanaan testing ini, masyarakat diberikan bantuan berupa beras 900 kg, dan Mie Instan 100 Dus untuk mendorong masyarakat agar bersedia dilakukan Tes Swab maupun Vaksinasi. “Testing dan Vaksinasi dilaksanakan di 2 Kecamatan dari 4 Kecamatan yang menjadi pusat konsentrasi yaitu Kecamatan Arusbaya dan Klampis.

Untuk Kecamatan Arusbaya, jumlah masyarakat yang melakukan swab antigen sebanyak 114 orang, hasilnya ada 17 orang reaktif dan 97 orang non reaktif. Bantuan sembako sebanyak 80 paket dan mie Instan sebanyak 50 dus. Untuk Kecamatan Klampis, masyarakat yang melakukan swab antigen sebanyak 30 orang, dengan hasil 5 reaktif dan 25 non reaktif. Untuk bantuan sembako 100 paket dan mie instan 50 dus.

Himbauan untuk melaksanakan Swab dan Vaksinasi di Kecamatan prioritas Kabupaten Bangkalan yang dilaksanakan Dit Intelkam Polda Jatim, Dit Binmas bersama Sat Intelkam Polres Bangkalan dilakukan pemasangan 25 titik spanduk himbauan, di 3 Kecamatan, yakni Bangkalan Kota, Arosbaya dan Klampis.

Selain itu, kegiatan cipta kondisi kepada Takmir Masjid, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di 3 Kecamatan prioritas serta memberikan himbauan penyebaran covid-19 di Bangkalan, dan himbauan agar mengikuti swab antigen di galakkan.

“Penyemprotan disinfektan oleh Ditsamapta Polda Jatim di Kecamatan prioritas. Kegiatan penyemprotan disinfektan menggunakan kendaraan Gunner sebanyak 6.000 Liter oleh PMI Provinsi Jatim, dengan route Jalan sekeliling wilayah Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis,” sebut Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico.***