Forkopimda Jatim : Vaksinasi di Pondok Pesantren Dikhususkan Anak Usia 12 Sampai 17 Tahun

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:42 WIB

Surabaya,MPOL: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Timur (Forkopimda Jatim) menyaksikan langsung pelaksanaan vaksinasi berbasis pelajar.

Hal ini dilakukan dalam kaitan percepatan vaksinasi, sehingga target HUT RI ke 76 dapat terwujud, yakni Herd Immunity di Provinsi Jatim, kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Minggu (25/7/2021), saat di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat, Lebo Sidoarjo.

Bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkormada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, dikemukakan Gubernur Jatim, bahwa serbuan vaksinasi ini berbasis pelajar. “Vaksinasi di Pondok Pesantren dikhususkan untuk anak-anak berusia 12 sampai 17 tahun, dengan target 3 juta 50 ribu orang.

Kemudian, pelajar SMA, SMK di Jawa Timur ini 1,3 juta. Jadi itu yang kita ingin maksimalkan dari stok yang ada, pokoknya kita ingin memaksimalkan dari seluruh sinergitas yang bisa kita bangun, kita maksimalkan,” ujar Khofifah, saat meninjau serbuan vaksinasi di Ponpes Bumi Sholawat.

“Kita tetap semangat dan dapat mencapai target, pada saat HUT RI ke 76, kita bisa mencapai herd immunity. Kita bangun semangat, dan kita kepinginnya, pada HUT RI 76 herd immunity-nya bukan 70 tapi bisa mencapai 76 persen,” pungkas Gubernur Khofifah.

Alhamdulillah, sampai hari ini tercatat di dashboard Kemenkes, vaksinasi Jawa Timur secara dosis 1 masih tertinggi seluruh Indonesia. Dosis ke 2 juga tertinggi. Kita jaga supaya ritme ini tetap bisa kita bangun semangat sinergitas yang lebih baik, sehingga herd immunity bisa lebih cepat terwujud.***