Berikan Keselamatan Warganya, Forkopimda Jatim Tambah 200 Bed Ruang ICU dan HCU di RSUD Dr Soetomo

Senin, 19 Juli 2021 | 15:54 WIB

Surabaya,MPOL: Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Pangkormada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, melakukan pengecekan penambahan ruang ICU, yang terletak di zona parkir A RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Rombongan Forkopimda Jawa Timur, secara langsung mengecek penambahan ruang ICU dan HCU, dan sekaligus menyapa tenaga kesehatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Senin (19/7/2021). Penambahan ruang HCU dan ICU yang baru ini ada 6 level 3 lantai, yakni Lantai 3,4,5, dengan menyediakan 200 kapasitas bed.

Setelah mengecek penambahan dan kesiapan tempat ICU, rombongan Forkopimda Jatim menyapa para tenaga kesehatan yang berada di berbagai daerah secara virtual, di ruang Lokawidya RSUD Dr. Soetomo.

“Kami bersama Forkopimda Jatim melakukan pengecekan, InsyaAllah, Selasa besok sudah bisa digunakan, ada gedung parkir yang memang sudah beberapa waktu lalu disiapkan untuk memberikan layanan. Ada kualifikasi High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU),” sebut Khofifah, seusai menyapa para tenaga kesehatan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, penambahan ruang ICU dan HCU, rencananya besok sudah bisa di gunakan, untuk layanan HCU. “InsyaAllah, besok sudah bisa memulai layanan untuk High Care Unit,” ujarnya.

Didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kabinda Jatim, Gubernur Khofifah memaparkan, seluruh Forkopimda tidak akan pernah berhenti untuk terus berikhtiar, membangun sinergitas seluas-luasnya untuk penanganan pandemi covid-19.

“Kekompakan kami di jajaran Forkopimda Jawa Timur adalah bagian bukti, bahwa kami ingin memberikan perlindungan dan keselamatan kepada warga di Jawa Timur, dengan sepenuh energi yang bisa kita maksimalkan. Kami juga ingin menyampaikan bahwa para dokter-dokter yang sedang mengambil spesialisasi terutama paru dan penyakit dalam, bekerja ekstra keras memberikan layanan terbaiknya,” kata Khofifah.

Gubernur Jatim menegaskan, Forkopimda Jatim terus berupaya penanganan covid-19 dari hulu ke hilir, yang satu hilirnya adalah layanan kuratif, hulunya antara lain adalah penerapan prokes 5M dan vaksinasi.

“Seluruh elemen-elemen strategis di Jawa Timur melakukan maksimalisasi vaksinasi dengan luar biasa. Vaksinasi dimaksimalkan, dan layanan-layanan yang bersifat kuratif juga dimaksimalkan, semoga semua berseiring dengan ikhtiar menyelamatkan dan melindungi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Gubernur Jatim.***