Arus Balik di Jalur Pantura Aman dan Lancar, Kapolda Jatim Apresiasi Warga

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:32 WIB

 

Tuban, MPOL:  Hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2022, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Nico Afinta melaksanakan pengecekan Pos pelayanan di Tuban, Senin (9/5/2022).

Didampingi Karoops Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santosa, Dir Lantas Polda Jatim Kombes Pol Latief Usman dan beberapa Pejabat Utama Polda, Irjen Nico Afinta, langsung mengecek guna memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat yang kembali dari mudik dengan menggunakan jalur pantura berlangsung lancar.

Lokasi yang menjadi sasaran pengecekan adalah di pos pelayanan rest area yang bersebelahan langsung dengan laut utara, dari pemantauan, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan keseluruhan arus balik tahun di jalur Pantura berlangsung lancar.

“Dari pemantauan kami bahwa arus lalin semuanya lancar, kita lihat sendiri dan kemarinpun puncaknya di hari Sabtu dan Minggu arus lalin di pantura terpantau aman dan lancar, ” sebut Irjen Nico Afinta.

Saat di lokasi, Jenderal Bintang dua ini menyempatkan berbincang dengan seorang pedagang kaki lima yang ada di seberang pos pelayanan Rest area, dari perbincangan itu terlihat pedagang bakso bernama Dwi (50) menyampaikan bahwa dengan adanya jalan Tol yang digunakan untuk jalur mudik tidak berdampak pada usaha jualan yang dia tekuni.

“Karena konsumen UMKM itu dari masyarakat lokal pak Kapolda, seperti orang Bojonegoro itu kalau merayakan hari raya itu mendekat ke laut, jadi kami masih merasakan dampaknya,” ujar Dwi, pedagang kaki lima.

Irjen Nico Afinta menjelaskan dengan adanya masyarakat yang mudik tahun ini membuat perekonomian lebih menggeliat dibandingkan dengan tahun lalu. “Inilah dampak positif dari masyarakat yang mudik, disamping Pantura sendiri arus lalin lancar pedagang kaki lima juga terbantu” ungkapnya.

Dikatakan Irjen Nico, selain menjadi tempat untuk beristirahat di pos pelayanan tersebut juga melayani vaksinasi yang dilaksanakan setiap hari bagi pemudik yang akan balik maupun masyarakat sekitar. Selain itu, Kapolda Jatim juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Disinggung terkait angka kecelakaan selama arus mudik dan balik, Kapolda Jatim menjelaskan kecelakaan yang terjadi didominasi oleh roda empat, bahwa ada 4 faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu-lintas diantaranya faktor kendaraan, faktor manusia, faktor jalan dan faktor alam.

“Kecelakaan rata-rata disebabkan oleh faktor manusia karena kelelahan dan kekurang hati-hatian, dari beberapa data yang ditunjukkan untuk kecelakaan terjadi tren penurunan Fatalitas Rate 50% dengan sebelum digelarnya operasi ketupat” sebutnya

Dalam arus balik ini, Irjen Nico menghimbau kepada masyarakat yang akan balik agar memanfaatkan pos-pos yang telah disiapkan sebagai tempat untuk beristirahat apabila dalam perjalanan merasa lelah.

Meskipun operasi Ketupat Semeru akan berakhir, Irjen Nico Afinta menegaskan bahwa untuk operasi akan terus dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang akan dilaksanakan selama satu minggu kedepan. “Harapannya dengan adanya perpanjangan Work from home (WFH) yang dicanangkan, mudah-mudahan dengan pelayanan kami ini masyarakat bisa terbantu,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.***