Analisis Penerapan Strategi Marketing Pariwisata Danau Toba Di Masa Pandemi Covid-19

Minggu, 26 Desember 2021 | 23:57 WIB

Samosir, MPOL: Danau Toba merupakan Danau terbesar di Indonesia, terletak di Sumatera Utara dan dikelilingi oleh delapan kabupaten. Salah satunya adalah Kabupaten Samosir yang fokus untuk pengembangan pariwisata. Kabupaten Samosir Danau Toba kaya akan atraksi wisata alam dan budayanya. Danau Toba masuk dalam satu dari empat destinasi super prioritas program pemerintah pusat selain Borobudur, Labuan Bajo, dan Mandalika. Pariwisata Kabupaten Samosir.

Danau Toba memiliki target untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan asing dan domestik menjadi satu juta kunjungan wisatawan. Untuk mencapai target kunjungan wisatawan tersebut, pemerintah perlu merancang strategi, mengevaluasi strategi, serta mengetahui bagaimana respon wisatawan terhadap destinasi dan strategi promosi yang telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Danau Toba.

Penelitian ini dikhusukan untuk melihat respon dari wisatawan domestik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive. Analisis Bauran Pemasaran Pariwisata 8P (Product, Price, Place, Promotion, People, Programming, Packaging, dan Partnership) dan Segmentation, Targeting, dan Positioning (STP) digunakan penulis untuk mengukur sejauh mana strategi pemasaran Kabupaten Samosir Danau Toba yang telah dilakukan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik termasuk dari Kota Jakarta berdasarkan konsep 8P. Selain itu, penulis juga menggunakan Model Hierarki Respon AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk menganalisis bagaimana respon dan minat wisatawan domestik dari Kota Jakarta pada destinasi wisata Kabupaten Samosir Danau Toba dengan mengukur bagaimana perhatian, ketertarikan, keinginan, dan aksi nyata wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam seluruh komponen bauran pemasaran yaitu produk wisata, distribusi pemasaran wisata, program promosi wisata, harga produk wisata, kemasan paket wisata, program event wisata serta kolaborasi antara pemerintah, media, komunitas, pelaku bisnis dan akademisi. Respon wisatawan tidak cukup baik karena wisatawan tidak pernah melihat promosi wisata Kabupaten Samosir Danau Toba. Selain itu Kabupaten Samosir Danau Toba bukan merupakan pilihan utama wisatawan domestik dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya seperti Bali, Raja Ampat, Labuan Bajo, dan Bangka Belitung.

Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata Bali Baru yang ditetapkan pemerintah sejak 2016. Sebagai danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara, Danau Toba menjadi destinasi yang patut dikunjungi karena menghadirkan paket lengkap wisata alam dan budaya seperti Pusuk Buhit, Samosir, yang menawarkan pemandangan bukit indah sekaligus tempat kelahiran Raja Batak. pengunjung juga bisa menjelajahi Bukit Indah Simarjarunjung yang menawarkan pelbagai spot foto kekinian dilatari keindahan alam Danau Toba. Dari medan, pengunjung atau wisatawan bisa melakukan penerbangan langsung menuju bandara Silangit (kini bernama Bandara Internasional Sisimangaraja XII) yang terletak sekitar 79 km dari Danau Toba. Harga tiketnya sekitar 500 ribuan sampai 1 juta rupiah untuk perjalanan pulang-pergi. Dari Bandara Sisimangaraja XII, gunakan taksi menuju Parapat dengan argo sekitar 350 ribu rupiah. Dari Parapat wisatawan bisa menyeberang ke pelabuhan Tuk Tuk, Samosir dengan kapal seharga 7 ribu sampai 10 ribu rupiah.Sesampainya di sana, wisatawan bisa menyewa penginapan dengan kisaran harga 100 ribu hingga 1,9 juta rupiah per malam. Biasanya setiap penginapan di Tuk Tuk menyewakan sepeda, sepeda motor, bahkan paket tur Danau Toba dengan harga bervariasi yang memudahkan wisatawan. Beberapa objek wisata danau toba:

  1. Menikmati sisi romantis Danau Toba: Kebun Bunga Sapo Juma Tongging Sapo Juma sebenarnya merupakan sebuah penginapan di pinggir Danau Toba. Suasana yang tenang dengan suguhan kecantikan Danau Toba adalah hal yang akan anda dapatkan. Belakangan nama Sapo Juma cukup viral di media sosial khususnya di instagram. Hal ini tak lepas dari keberadaan bunga bunga cantik di area Sapo Juma. Tak sedikit pengunjung yang berfoto-foto di lokasi kebun bunga Sapo Juma tersebut.Di antara bunga-bunga yang tumbuh bermekaran, sudah ada jalan setapak. Jadi Anda bisa menikmati bunga dalam jarak dekat ataupun hunting foto di sana tanpa merusak tanaman yang ada.
  2. Ketika pesona alam bersanding dengan warisan leluhur: Lembah Bakkara Tempat ini dibelah oleh dua aliran sungai besar yang berair deras. Sungai terbesar yang dominan adalah Aek Silang yang bersumber dari air terjun yang tercurah dari bentangan perbukitan. Sungai kedua yang lebih kecil bernama Aek Simangira. Keduanya mengaliri beberapa desa dan bermuara di Danau Toba. Lembah Bakkara adalah tempat kelahiran dari Raja Sisingamangaraja XII, Pahlawan nasional dari Sumatera Utara yang dahulu berperang melawan penjajahan Belanda. Bakkara terkenal dengan Aek Sipangolu (air yang menghidupkan). Konon menurut cerita jika seseorang terkena jenis penyakit apapun apabila orang tersebut berendam atau meminum air dari Aek Sipangolu maka ia akan sembuh. Aek Sipangolu adalah sumber air yang keluar dari batu dan mengalir sepanjang masa, airnya segar dan jernih dan bermuara di Danau Toba. Bakkara juga terkenal akan bawang merahnya yang menjadi komoditas utama penduduk daerah ini, di samping padi dan kacang tanah.
  3. Miniatur negeri Belanda di hotel legendaris di Danau Toba: Inna Parapat Hotel Hotel legendaris yang terletak di kota Parapat, tepat di pinggiran Danau Toba ini berbentuk semacam bungalow dan sering digunakan sebagai penginapan kontingen Indonesia yang akan bertanding di kejuaraan nasional maupun internasional seperti PON (Pekan Olahraga Nasional), Sea Games, maupun Asian Games.Inna Parapat memiliki 3 restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional. Meskipun hotel ini tidak ada fasilitas kolam renang, namun anda dapat bersantai di tepi danau yang berpasir putih serta melakukan kegiatan lainnya termasuk berenang dan berlayar menuju Pulau.

(Penulis adalah Kelompok 10 Strategi Kebijakan Pemasaran Ilmu Administrasi Bisnis Sumatera Utara 2018 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara)