Alumni AKABRI 96 Laksanakan Vaksinasi Massal dan Bagi Sembako Pada Korban Pandemi Covid-19

Jumat, 24 September 2021 | 20:15 WIB

 

Surabaya,MPOL:  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, mengikuti Bakti Sosial Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Angkatan 1996, yang dilakukan Streaming bersama Ketua DPR RI, Panglima TNI dan Kapolri, yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

Vaksinasi Massal dan Baksos yang juga diikuti Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, pada Kamis (23/9/2021) sore, telah dilaksanakan sejak 17 September 2021, dengan jumlah vaksin sebanyak 10.000 ribu dosis yang diselenggarakan di berbagai titik wilayah Jawa Timur.

Selain vaksinasi, Alumni AKABRI’66 juga melakukan pembagian sembako terhadap korban Pandemi Covid-19 sebanyak 6.500 paket sembako.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang juga Alumni AKABRI 1996, saat melaporkan kepada Panglima TNI dan Kapolri, terkait kegiatan vaksinasi di Kota Surabaya menjelaskan, bahwa Polda Jatim telah melakukan berbagai upaya terobosan kreatif untuk akselerasi daripada vaksinasi.

“80 mobil gerai yang beredar di wilayah Polda Jatim sebagai upaya percepatan jemput bola vaksinasi. Untuk memberikan vaksinasi door to door kepada masyarakat yang tidak bisa hadir di gerai gerai stasioner,” kata Kombes Akhmad Yusep Gunawan.

“Masyarakat yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya, masyarakat nelayan, guru serta masyarakat lansia dan difabel. Capaian vaksinasi sampai saat ini sesuai dengan Asesmen Kemenkes, Jatim masuk zona kuning level satu. Dan Kota Surabaya capaian vaksin dosis satu sebanyak 105,66 persen dan dosis 2 pada angka 67,99 persen,” sebut Kapolrestabes Surabaya.

Saat ini, mobil gerai vaksinasi khususnya Kota Surabaya melaksanakan vaksinasi Agloremasi di wilayah Sidoarjo. Untuk memperkuat dan menopang Kota Surabaya sebagai penyangga ekonomi wilayah timur. “Sesuai dengan informasi dari Kadinkes Jatim, telah memiliki vaksin tambahan sebanyak 900 ribu, dan arahan Gubernur, Pangdam dan Kapolda Jatim, dalam waktu dua sampai tiga vaksin harus bisa dihabiskan,” ujarnya.

Untuk capaian kegiatan vaksinasi Bharatasena 1996, Jatim melaksanakan vaksinasi sebanyak 10.000 dosis dan saat ini sudah terlaksanakan 3.000 dosis. Vaksinasi ini juga melibatkan para relawan. Selain ada program lain, untuk para polisi menjadi bapak asuh 7.200 bagi anak – anak terdampak Covid-19 dan memberikan beasiswa kepada anak – anak terdampak Covid-19,” ungkapnya.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan juga membangun mobil masker untuk memberikan penguatan Prokes kepada masyarakat sebanyak 52 unit mobil masker yang beredar selama 24 jam. Bahkan, kegiatan Bharatasena telah menyalurkan 6.500 bantuan dalam bentuk sembako kepada warga terdampak Covid-19 dan sudah terlaksana,” paparnya.***