Setukpa Lemdiklat Polri Laksanakan Kegiatan SENSASI

Rabu, 29 Juli 2020 | 12:31 WIB

Medan, MPOL : Setukpa Lemdiklat Polri laksanakan pembukaan kegiatan SENSASI (Sentuhan Satu Jam Agama SIP 49 Penuh Inspirasi), Selasa (28/6/2020).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjend Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, beserta tokoh agama diantaranya Islam, Khatolik, Protestan dan Hindu, serta peserta didik SIP Angkatan ke-49 TA. 2020, dalam video conferece di central vicon Setukpa Gedung Anton Sudjawo.

Dalam siaran pers Humas Setukpa Lemdiklat Polri yang diterima medanposonline.com, Rabu (29/7/20), menjelaskan Brigjend Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto memberikan pengarahan kepada siswa SIP ke-49 bahwa kegiatan ini sebagai pengganti kegiatan di Setukpa selama peserta didik (serdik) masih berada di rumah masing-masing.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan iman dan taqwa serdik yang dapat diaplikasikan di masyarakat bahwa instansi Polri sebagai contoh yang baik dan sebagai sarana untuk menebar kebaikan di satuan kerja masing masing peserta didik.

Harapan Kasetukpa Lemdiklat Polri, dengan adanya kegiatan ini agar siswa bisa memiliki moral yang baik, dapat menjadi pemimpin dalam keluarga dan masyarakat setempat dan dengan kegiatan ini dapat menjadi role model yang dapat dicontoh oleh peserta didik untuk selalu mengedepankan pendekatan keagamaan dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat agar terciptanya harkamtibmas.

Dalam program acara SENSASI itu hadir pembicara diantaranya Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Ustadz Zulfan Nababan, Ustadz Zam Zam (dari tokoh agama Islam), Romo Dwi (tokoh agama Katholik), Pendeta Ferry Wulur (tokoh agama Protestan), AKBP I Ketut Pengadilan, (tokoh agama Hindu).

Kasetukpa juga menyampaikan program SENSASI ini juga dapat diikuti seluruh keluarga peserta didik di rumah masing masing.

Materi yang disampaikan para pembicara diantaranya : SUBBID ISLAM – isi muzakarah adab-adab agama sehari-hari berkenaan dengan adab wuduk/bersuci, adab istinjak (buang air besar dan air kecil), adab mandi junub, adab suami istri, adab mendidik anak menjadi anak yang shaleh shalehah, adab bergaul dengan masyarakat (tetangga, lingkungan, teman dan pimpinan di kantor dan masyarakat luas).

Kemudian mudzakarah adab-adab lainnya : Majelis belajar dan mengajar Al Qur’an (berkenaan dengan memperbaiki bacaan dalam shalat), menghafal surat pendek Al Qur’an (minimal 10 surat terakhir Al Qur’an).

Untuk Subbid Kristen Katolik dan Protestan : Pelatihan memimpin Liturgi dan Oikumene dalam level regu/tim.

Kemudian untuk Subbid Hindu/Budha/Konghuchu : Pelatihan memimpin persembahyangan di Pura, persembahyangan Welangsasih, dan lain-lain

Adapun target kegiatan ini adalah setiap Serdik SIP 49 setelah lulus diharapkan mampu memahami dan mempraktekkan ajaran agamanya masing masing dalam kehidupan serta mampu memimpin pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam lingkungan masyarakatnya.

Ketika Serdik dapat memahami sedikit banyak tentang ajaran agamanya masing-masing dan mampu mengamalkan serta memimpin pelaksanaan ibadah di agamanya masing-masing, maka akan melahirkan sosok insan kepolisian Promoter yang sejati, yang mencintai dan dicintai Tuhan Yang Maha Kuasa, keluarganya, tekan-rekan sejawat dan pimpinan di kepolisian, masyarakat luas, bangsa dan negara, serta dapat menjadi Penggerak C
contoh tauladan yang baik di tengah-tengah kehidupannya. (Rel)