Sekolah Tatap Muka Tenaga Guru Harus Segera Divaksin

Kamis, 10 Juni 2021 | 17:48 WIB

Jakarta, MPOL: Sekolah tatap muka tenaga guru harus segera divaksin, demikian Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan dalam Dialektika Demokrasi “Menakar Urgensi Sekolah Tatap Muka” bersama Sesditjen Paudasmen Kemendikbud Dr.Sutanto, dan John Oktaveri (Perspektif Media), Kamis (10/6) di DPR RI Jakarta.

Menurut Syaiful Huda sepakat sekolah tatap muka segera diberlakukan bulan Juli 2021 ini. Sekolah tatap muka bisa segera dibuka setelah 5,6 juta guru sudah divaksinasi. Saat ini baru 1,5 juta guru yang sudah di Vaksin.

“Kita harus menghindari agar anak kehilangan suasana bersekolah. Karena ini berbahaya untuk psikologis anak-anak.” Persoalan vaksinasi bagi guru yang belum menyeluruh menjadi kendala utama diberlakukannya PTM.

Sesuai SKB 4 Menteri, penyelenggaraan belajar tatap muka harus memenuhi berbagai persyaratan protokol kesehatan. Ketersediaan pengukur suhu, westafel, sirkulasi udara yang memadai, hingga pembatasan kapasitas ruang kelas harus benar-benar dipenuhi oleh penyelenggara sekolah.

“Selain itu standar operasional prosedur (SOP) siswa saat masuk kawasan sekolah, saat berada di ruang kelas, hingga kembali pulang ke rumah juga harus sesuai protokol kesehatan. Di sinilah pentingnya ada simulasi sehingga siswa dan guru bisa tahu bagaimana harus bersikap saat berada di lingkungan sekolah.

Untuk itu Ia meminta Kemendikbud terus melakukan update data jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak 5 juta tenaga pendidik harus mendapatakan vaksinasi sebelum pembukaan sekolah dilaksanakan, tutur Syaiful Huda.

Sedangkan Sutanto mengatakan
masalah kesiapan PTM, saya kira sebenarnya sudah semua disampaikan bapak Suaiful Huda, sudah semua, tetapi kesiapan, tentunya kami. Yang pertama Kemendikbud telah berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk kementerian yang lain, pemerintah daerah sudah melakukan sosialisasi pertemuan-pertemuan, untuk melakukan tentunya untuk mengingatkan tugas masing-masing dalam rangka persiapan PTM.

Kami juga beberapa kali melakukan pertemuan dengan dinas terkait, dengan dinas kesehatan dengan dinas pendidikan termasuk seluruh kabupaten kota kami juga sudah melakukan.

Tentunya yang walaupun alatnya sudah disiapkan, sistemnya sudah, nah tentunya, yang “agak berat itu bagaimana kita bisa mengkoordinasikan dinas pendidikan dan tentunya satuan pendidikan bagaimana agar selalu melakukan updating datanya,” tutur Sutanto.