Sekitar 300 Tokoh Batak Kembali Bertemu di Jakarta, Dr.Maruli Siahaan SH.MH : Spiritualitas dan SDM sangat fundamental untuk memajukan suku Batak

Minggu, 11 April 2021 | 23:40 WIB

Medan,MPOL: Sekitar 300 tokoh masyarakat batak dari berbagai propinsi di Indonesia melakukan pertemuan di Sopo Del Jalan Mega Kuningan Barat III Ball Room Samisara Jakarta, Sabtu (10/4).

Pertemuan yang diinisiasi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Jenderal (TNI (Purn) Luhut Binsar panjaitan dan dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 20 Maret 2021 lalu.

Hadir dalam pertemuan itu antara lain, tokoh masyarakat Sumut Kombes Pol (Purn) Dr.Maruli Siahaan SH.MH, Letjen TNI P. Hinca Siburian, Oppui Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, mewakili Kaba Intelkam Polri Brigjen Pol Drs. Antony Maruli Siahaan, Sanggam Bakkara dan lain-lain.

Pertemuan para tokoh masyarakat Batak di Jakarta.(ist)

Kombes Pol (purn) Dr.Maruli Siahaan SH.MH dalam siaran persnya ke redaksi Medan Pos, Minggu (11/4) mengatakan, peertemuan tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya tanggal 20 Maret 2021. Adapun tokoh masyarakat Batak Toba antara lain berasal dari Papua, Maluku, Palembang, Jakarta dan Sumatera Utara yang dihadiri 200 Orang dan diikuti kurang lebih 300 Orang para Pendeta Resort melalui Zoom Meeting

“Pertemuan itu membahas perkembangan Sektor Pendidikan, Pertanian, Pariwisata Kawasan Danau Toba serta masalah dana pensiun HKBP, sekaligus untuk memajukan Tanah Batak,” ujar Dr Maruli Siahaan SH.MH.

Dia berharap, HKBP dan Pemerintah Daerah harus merespon dan mendukung pertemuan para tokoh masyarakat batak tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Spiritualitas dan SDM sangat fundamental untuk memajukan suku Batak,” ujarnya lagi.

Kombes Pol (purn) Dr.Maruli Siahaan SH MH juga mengharapkan agar masyarakat suku Batak berperan aktif mendukung pemerintahanan Presiden RI Ir Joko Widodo, dalam membangun Indonesia ke depan.

Masyarakat Batak juga harus memberi perhatian dikampung halamannya sehingga daerah Tapanuli/Toba dapat bersaing dengan propinsi atau kabupaten lainnya di Indonesia. “Salam silaturahim, salam tokoh batak Indonesia, salam HKBP Indonesia, salam Maruli peduli dan salam teman Maruli,” pungkasnya.***