MPR RI: Pilkada Saatnya Dilakukan Digitalisasi

Senin, 6 Juli 2020 | 23:17 WIB

Jakarta, MPOL : Pilkada saatnya dilakukan digitalisasial hal ini memasuki pola hidup New Normal, demikian Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengatakan dalam diksui bertajuk “Era Normal Baru” bersama Wakil Ketua MPR, Fadel Mohammad, Senin (7/7) di DPR RI Jakarta.
Menurutnya memasuki pola hidup new normal, semua bidang kehidupan perlu melakukan penyesuaian, termasuk di bidang kepemiluan melalui digitalisasi Pilkada. “Contohnya Pemilu atau Pilkada. Sudah waktunya Indonesia mengembangkan digitalisasi dalam pelaksanaan Pemilu atau Pilkada.”
Dalam tahap awal bisa dimulai dari Pilkada hingga berjenjang sampai ke pemilihan presiden. Dengan demikian, jika kelak pandemi Covid-19 maupun wabah lainnya kembali menimpa Indonesia, demokrasi menjadi tidak terganggu.
“Digitalisasi pemungutan suara melalui barcode menjadi sebuah keniscayaan.” Selain menghemat anggaran kotak suara, bilik suara, kerta, penggunaan tinta juga menjadi hemat triliunan rupiah selain efektif dan tidak perlu menunggu hasil perhitungan suara dalam waktu lama.
“Cukup dalam hitungan menit sudah tahu hasilnya.” Walaupun tak bisa dilakukan dalam waktu dekat, minimal pengembangan digitalisasi Pemilu sudah dimulai sejak sekarang. Dengan demikian, di masa depan Indonesia bukan lagi semata menjadi negara demokrasi terbesar dunia, melainkan juga menjadi negara demokrasi yang inovatif.
Indonesia akan memasuki Plkada Serentak pada 9 Desember dengan melibatkan 270 provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pilkada Serentak 2020 merupakan Pilkada serentak gelombang keempat yang dilakukan untuk kepala daerah hasil pemilihan Desember 2015, tutur Bamsoet.
Sedangkan Fadel Muhammad mengatakan dalam masa Covid ini yang paling utama adalah “Daya tahan Tubuh masing-masing.” Kita tak bisa hindari, pasti kuman atau virus Corona itu, pasti ada di tiap-tiap orang saat ini, sama dengan visrus yang lain, menurut tim yang dari Bandung diskusi dengan kami, tinggal daya tahan tubuh, kita siapa yang kuat ya dia yang bertahan.tutur Fadel Muhammad. **