MABMI dan FKMN Kompak Untuk Bersinergi Bangun Kebersamaan Masyarakat RI

Senin, 22 Februari 2021 | 19:38 WIB

Medan, MPOL : Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) membangun komitmen dengan Forum Kerukunan Masyarakat Nusantara (FKMN), untuk bersinergi melakukan upaya-upaya memupuk kebersamaan bagi segenap masyarakat Indonesia.

Komitmen itu dinyatakan dalam pertemuan silaturahim saat sejumlah pengurus FKMN beraudiensi dengan Ketua Umum PB MABMI Dato’ Seri H Syamsul Arifin SE, Senin (22/2/2021).

Pada pertemuan yang berlangsung di Kantor PB MABMI Jalan Brigjen Katamso Medan itu, Dato’ Seri didampingi sejumlah pengurus PB MABMI antara lain Milhan Yusuf (Sekretaris Umum), Syahril Tambuse (Sekretaris 1), Datuq Adil Haberham (Bendahara 2), Azrin Marydha (Departemen Melayu Serumpun), OK Azhari (Departemen Pemuda dan OR) dan lainnya. Sementara itu hadir dari FKMN antara lain OK Henry (Pembina), Abdiyanto (Koordinator), M Prasojo, Rahmadani Hidayatin, Inde Weya, Sahidi, Andi Pulungan dan lain-lain.

Seperti diketahui, FKMN didirikan pada 19 Desember 2020 bertepatan dengan Hari Bela Negara, yang diinisiasi oleh Irjen Pol Dono Indarto, S.IK. Forum ini ingin mewujudkan silaturahim dan kerukunan dalam keberagaman masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, mewujudkan masyarakat yang aman, damai, makmur dan sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Audiensi ini juga dalam rangka menjelang rapat kerja (Raker) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat mendatang.

Dato’ Seri H Syamsul Arifin mengatakan, dalam situasi negeri ini sekarang memang diperlukan upaya-upaya meningkatkan silaturahim dan kerukunan antara masyarakat nusantara. Artinya, kita harus membangun dan memupuk kembali rasa kebersamaan antarsesama warga dengan tanpa membedakan asal-usul, suku, agama, ras dan antar golongan.

“Situasi negeri ini sekarang memang sedang  memerlukan pembenahan di berbagai sektor.

MABMI siap bekerja sama sengan FKMN, demi pembangunan bangsa dan Negara. Ini bukan pekerjaan mudah sebendara, kita lakukan sekarang mungkin 15 tahun ke depan baru terasa hasilnya,” ujar Syamsul Arifin seraya memesankan agar dalam Raker FKMN nantinya disiapkan program-program yang sesuai dengan tuntutan keadaan baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Sebelumnya, tentang tujuan didirikannya FKMN tersebut disampaikan oleh pembinanya OK Henry dan koordinator Abdiyanto. Kemudian menyahuti komitmen MABMI, pengurus FKMN ini menyambut gembira respon positif dan kesediaan kerja sama dari PB MABMI.

“Kita berharap kerja sama antara PB MABMI dan FKMN dapat berjalan baik dan kelak member hasil yang baik,” ujar OK Henry. (am)