Gandi: Terimakasih Buat Yang Menolak RUU HIP

Jumat, 26 Juni 2020 | 10:53 WIB

Medan, MPOL : Koordinator Wilayah ( Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia Sumatera Utara (PMPHI SU) Drs Gandi Parapat mengatakan sangat berterima kasih kepada masyarakat, baik melalui golongan, kelompok dan OKP yang langsung tanggap terhadap kondisi masyarakat tentang dasar negara Pancasila.
“Menurut kami, kalau Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila diperbaharui, ditambah atau dikurangi itu adalah merongrong dan membubarkan Indonesia. Yang namanya dasar negara atau sumber dari segala sumber hukum dirobah atau diperbaharui orang yang merasa pintar, itu adalah kebodohan”, kata Korwil PMPHI SU Drs Gandi Parapat di Medan, Jumat (26/6) pagi.

Dikatakan Gandi, para purnawirawan TNI dipimpin oleh Tri Sutrisno telah menghadap Presiden Jokowi tentang bahaya Rancangan Undang Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP). Beberapa fraksi di DPR sebelumnya ngotot agar RUU HIP tetap dibahas yang kedengaranya RUU HIP itu muncul dari fraksi PDIP.

Akibatnya kelompok masyarakat berunjuk rasa dengan membakar bendera PKI, dan bendera salah satu partai yang menimbulkan kemarahan.

Menurutnya, apabila Jokowi tidak tegas tentang masalah RUU HIP, PMPHI SU sangat takut bisa Indonesia bubar karena Dasar Negara Pancasila dirobah. Untuk ini kuncinya tergantung Presiden.

“Presiden harus segera bersikap melarang RUU HIP. Di DPR dalam berita di media sudah saling menyalahkan karena awalnya setuju dengan RUU HIP, tapi sekarang hampir semua meninggalkan Fraksi PDIP. Dengan masalah RUU HIP sudah semakin banyak yang menentang dan matipun ada demi mempertahankan Pancasila secara utuh”, ujar Gandi.

Gandi menambahkan, PMPHI sangat berharap agar pemerintah melalui TNI sebagai perekat dan pemersatu bangsa mengkarantina “otak” dan kelompok pengusul RUU HIP, sebab PMPHI melihat dan menyakini semakin banyak yang mempertahankan Pancasila dan tidak tertutup kemungkinan anggota PDIP juga akan ikut menolak RUU HIP.

” Kepada saudara-saudara kami yang sudah langsung memprotes RUU HIP agar tetap kuat mempertahankan Pancasila dan agar mengetahui masih banyak masyarakat dari Sabang sampai Merauke yang mempertahankan NKRI atas dasar Pancasila”, tutup Gandi Parapat.**