Fahri Hamzah: Solusi Perusahaan Milik Negara Tidak Bangkrut

Jumat, 11 Juni 2021 | 10:13 WIB
Jakarta, MPOL: Solusi perusahaan milik negara tidak bangkrut, yaitu dengan menyederhanakan jumlah perusahaan BUMN dan penguatan peran negara untuk memperkuat daya saing, demikian Wakil Ketua Umum Gelora Indonesia mengatakan dalam diskusi “BUMN Apa Masalah dan Solusinya?” bersama Komisaris PT Garuda Indonesia Peter G. Gontha, Staf Khusus Menneg BUMN Arya Sinulingga, Kamis (10/6) di Media Center Partai Gelora Jakarta.
 
Menurut Fahri Hamzah, penyederhanaan BUMN bisa direalisasikan menjadi dua entitas saja, yakni BUMN terkait sumber daya alam dan BUMN yang terkait industri strategis termasuk sektor industri transportasi seperti Garuda Indonesia.
Penyederhanaan BUMN bisa dilakukan melalui reorientasi pegelolaan perusahaan milik negara sehingga bisa lebih kompetitif dan mampu bersaing secara global. Terkait Garuda Indonesia, seharusnya maskapai penerbangan itu tidak bersaing di dalam negeri, tapi mampu bersaing di pasar luar negeri. Pentingnya peran negara dan komitmen para pejabat untuk memperkuat perusahaan flag carrier itu.
Visi bisnis ‘BUMN bersaing dengan bisnis rakyat’ sudah tidak bisa dipertahankan lagi. “Visi Bisnis ‘BUMN bersaing dengan bisnis rakyat’ tak bisa lagi dipertahankan.” Ia menyarankan BUMN untuk tidak mempertahankan persaingan tersebut. Jika tidak, maka nantinya akan dipermalukan, tutur Fahri Hamzah.
 
Sedangkan Arya Sinulingga mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan perampingan BUMN. Bahkan saat ini jumlah BUMN tinggal sekitar 40 perusahaan setelah dikurangi dari 120 perusahaan sebelumnya, tuturnya