Irjen Pol (Purn) Arman Depari Sangat Tepat Pimpin BNN Gantikan Komjen Heru Winarko

Rabu, 18 November 2020 | 10:43 WIB

Jakarta,MPOL:Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko sebentar lagi akan memasuki masa pensiun pada 1 Desember 2020. Penggantinya dibutuhkan sosok yang benar-benar mengerti seluk beluk atau ruang dan daerah mana saja yang menjadi peta-peta masuknya narkotika jenis sabu dari negara sahabat menuju Indonesia.

Salah seorang yang paling tepat menggantikan Komjen Heru Winarko adalah
Irjen Pol (Purn) Arman Depari yang kini menjabat sebagai Deputi Pemberantasan BNN RI.

Alasannya, Irjen Pol (Purn) Arman Depari mengerti dan faham betul situasi Indonesia yang memiliki kerawananan dalam perbedaan narkoba.

Indonesia, menurut Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dilansir dari SHNet dibutuhkan orang atau Kepala Badan Narkotika Nasional yang mengerti akan seluk beluk tentang narkoba. Mengingat Indonesia sudah taraf yang membahayakan dalam peredaran narkotika. Walaupun sudah banyak para bandar internsional dan bandar dari negara kita sendiri yang ditangkapnya.

“Sangat pantaslah Kepala BNN ini nanti dipegang oleh Arman Depari untuk menggantinya Heru Winarko yang akan memasuki masa pensiun,” ujar Prasetyo Edi Marsudi, Senin (16/11/2020).

Kenapa harus Arman Depari?, nah ini yang harus diketahui ujar Penasehat GERAM ini lagi, pertama, beliau baru saja ditunjuk langsung untuk menduduki jabatan lamanya Deputi Pemberantas BNN kembali oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Penujukan langsung oleh Presiden Joko Widodo ini, haruslah kita hargai bahwa Presiden sangat percaya kinerja dari Arman Depari ini yang memang sangat bertangan dingin untuk mengungkap penyelundupan narkotika di negara tercinta kita ini,” paparnya lagi.

Sedangkan point lainnya, ujar Prasetyo Edi Masrudi yang pernang menjadi Ketua GERAM ini lagi, diangkatnya Arman Depari untuk menduduki jabatan lamanya merupakan kehormatan besar.Ini bukti Arman Depari sangat piyawai untuk membongkar jaringan narkoba dari luar dan dalam negeri agar Indonesia bebas dari pasar narkoba.

Pun diketahui, tepat tanggal 30 September 2020 lalu, Presiden Joko Widodo kembali melantik Arman Depari sebagai Deputi Pemberantasan BNN. Keputusan Presiden (Keppres) yang dikeluarkan yaitu Keppres 116/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan BNN dengan mencantumkan Arman Depari untuk kembali diangkat sebagai Deputi Pemberantasan BNN.

Sosok Polisi Pemberani

Arman Depari Jenderal yang dikenal dengan kunciranmya ini, merupakan jebolan Akpol tahun 1985. Dan resmi pensiun mulai 1 September 2020 lalu.

” Untuk memberantas narkoba diperlukan tangan dingin seperti Arman Depari, makanya Presiden menyadari sekali bahwa sosok Arman Depari adalah polisi yang berintegritas, pemberani untuk menjaga Indonesia dari ancaman narkoba,” ujar Josmar Naibaho Ketua Indonesia Narcotics Watch dalam kesempatan terpisah.

Menurut Josmar,di masa pandemi Covid -19 ini berkat tangan dingin Arman Depari, BNN berhasil ungkap adanya pengiriman narkoba dari luar ke Indonesia dengan cara memanfaatkan situasi pandemi.

Kembali lagi dikatakan Jormar, layak dan sangatlah pantas Jenderal berkuncir ini menduduki jabatan yang lebih tinggi lagi yaitu sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional menggantikan Heru Winarko yang akan memasuki masa pensiun.

Seperti diketahui, diangkatnya kembali Jenderal yang memiliki khas kuncir rambut ini banyaknya yang berkomentar pedas. Namun semua itu kembali penunjukan langsung dari Presiden dan hal ini sudah dibuktikan dengan oleh Arman Depari yang berhasil menangkap dan mengungkap jaringan internasional di kala pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di seluruh dunia ini.

Tidak itu saja Arman juga mengecam adanya anggota Polri yang menjadi kaki tangan para bandar besar,hanya untuk menampatkan uang haram itu. Untuk itu Arman Depari sangat setuju intuk menjatuhi hukuman mati bagi polisi yang menjadi kaki tangan bandar narkoba. Salah satu polisi yang menjadi bandar narkoba adalah Aipda KA anggota polisi di Jambi.

“Sekali lagi, sangatlah cocok bila Jenderal berkuncir Arman Depari menjadi Kepala BNN. Melihat kinerjanya yang sudah malang melintang dan ungkap jaringan narkoba di seluruh daerah yang rawan akan narkoba,” papar Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi lagi. ***