Misteri Kuntilanak dan Cara Menaklukannya

Selasa, 6 Oktober 2020 | 16:04 WIB

MPOL : Kuntilanak merupakan jenis hantu yang paling fenomenal. Butkinya, sudah tak terhitung berapa banyak jumlah cerita horor yang lahir dari legenda hantu ini. Mulai dari hanya sekedar cerita di warung kopi, hingga dikemas dalam bentuk film atau sinetron.

Selama ini, kita mengenal kuntilanak dengan penampakan berupa sosok hantu perempuan bergaun putih dengan rambut panjang riap-riapan. Bernarkah seperti itu?

Berikut penggambaran lengkap sosok hantu dengan suara tawa cekikikan yang khas menakutkan itu:

Kuntilanak bisa mengubah wujud.  Tak selamanya hantu ini menampakkan wujudnya sebagai sosok perempuan bergaun putih dengan rambut panjang riap-riapan. Dalam sejumlah kasus, Kuntilanak dapat mengubah wujud sesuai dengan kehendaknya.

Menurut Muhammad Ridwan, paranormal yang dikenal sebagai penakluk makhluk halus, kuntilanak dapat mengubah wujudnya menjadi tikus, bebek, ayam dan lain sebagainya. Hantu ini memang tergolong memiliki kesaktian yang lumayan tangguh.

Yang cukup edan, kuntilanak bisa mengubah wujudnya menjadi paraji atau dukun melahirkan bayi. Di daerah pedesaan Banten misalnya, ada cerita tentang popokan, yaitu kuntilanak yang mengubah wujud menyerupai dukun beranak. Hantu ini bisa melayani proses persalinan ibu hamil dan memangsa bayi merah yang baru dilahirkan.

Lebih dari itu, kuntilanak juga menjadi jenis hantu yang bisa dijadikan sebagai wahana untuk pesugihan. Sama seperti Buto Ijo, Tuyul, atau Babi Siluman yang dikenal dengan nama Babi Ngepet.

Uniknya, ketika muncul dengan penampakan sebagai perempuan bergaun putih, maka kuntilanak ini menjadi hantu pemalu. Dia selalu menyembunyikan wajahnya dengan menunduk dan bersembunyi di balik rambut panjangnya.

Tempat kuntilanak bersarang. Jenis hantu ini senang bersarang di pohon-pohon yang rindang. Terutama ada 3 jenis pohon yang disukainya. Yakni: pohon randu, bambu dan waru.

Disamping ketiga jenis pohon tersebut, kuntilanak juga sangat suka bersarang di dekat kolam ikan berair tawar yang ada pepohonan rindang. Semisal gerombulan pohon bambu.

Rumah kosong dengan konstruksi bangunan bertingkat juga jadi tempat yang disukai kuntilanak. Maklum saja, hantu ini senang uncang-uncang kaki di kala bulan tengan purnama.

Makanan kegemaran kuntilanak. Ikan-ikan segar, terutama ikan air tawar menjadi salah satu jenis makanan yang digemari kuntilanak. Banyak kisah orang-orang di pedesaan yang melihat penampakan kuntilanak tengah menyantap ikan di dekat empang atau kolam air tawar.

Bayi merah juga menjadi santapan kegemaran kuntilanak. Khususnya bayi berjenis kelamin laki-laki. Maka itu di sejumlah pedesaan, khususnya di Pulau Jawa, apabila ada ibu yang lahiran dipasang pelepah pohon pinang dibuat semacam keris-kerisan. Hal ini merupakan kepercayaan agar kuntilanak tidak datang mengganggu.

Kuntilanak juga menyukai darah perempuan hamil karena menurut penciuman mereka aromanya mirip dengan buang nangka masak. Kepercayaan ini juga melahirkan tradisi pamali menepuk-nepuk perut di waktu malam. “Nanti dikira ada buah nangka masak”. Demikian pesan tradisi tersebut.

Benda-benda pencegah juntilanak. Setidaknya ada dua jenis pohon yang sangat ditakuti oleh kuntilanak, yakni: bambu kuning dan kelor. Kesaktian kuntilanak akan pudar bila berhadapan dengan kedua pohon yang memang dikeramatkan ini.

Disemping itu, kuntilanak juga akan menyingkir apabila melihat benda-benda tajam. Karena itu, di sejumlah daerah Indonesia ada kepercayaan ibu hamil agar selalu membekali dirinya dengan sebuah gunting kecil atau pisau lipat. Hal ini salah satunya dimaksud agar tidak diganggu kuntilanak.

Kelemahan Kuntilanak. Dalam banyak kepercayaan di berbagai daerah Indonesia, kelemahan kuntilanak ini terletak pada rambutnya yang panjang menjuntai hingga lutut. Konon, di antara helai rambutnya yang panjang riap-riapan ini, maka ada sehelai rambut yang keras laksana kawat atau lidi.

Syahdan, rambut yang akas/keras ini adalah jimat kesaktian kuntilanak. Dengan sebab rambut aneh inilah kuntilanak dapat terbang dan seketika menghilang dari pandangan mata.

Nah, itulah 5 misteri tentang kuntilanak. Mungkin, sesuai dengan perkembangan zaman, jenis hantu ini memang sudah sangat jarang dijumpai. Para kuntilanak seperti sudah enggan untuk menampakkan wujudnya. **