Terkait Dugaan Anak Sekolah Meninggal Setelah Divaksin, Gandi: Tidak Ada Niat Nakes Untuk Mencelakai Manusia

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:53 WIB

 

Medan,MPOL: Koordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat menyebut tidak ada niat petugas kesehatan atau tenaga kesehatan/ medis (Nakes) untuk mencelakai manusia, karena Nakes sudah disumpah janji untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Gandi Parapat menanggapi berita dugaan adanya anak sekolah meninggal setelah divaksin Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Kesehatan dan Pendidikan.

“Kami berharap kepada petugas kesehatan dan pendidikan Deli Serdang jangan turun semangat berbuat baik untuk kepentingan bersama, tidak ada yang menginginkan kematian atau bencana. Kami tau niat tulus dan kerja keras petugas vaksin kesehatan dan pendidikan melawan Covid-19. Kami turut berduka cita”, kata Gandi Parapat di Medan, Kamis (27/1/2022).

Kata Gandi, dalam situasi perang melawan Covid musuh manusia sedunia, semua negara angkat senjata untuk melawan dan menghabisi penyakit mematikab tersebut. Banyak yang mati siasia diseluruh negara dibuat Covid dan ada yang menuduh Covid itu buatan manusia untuk membunuh manusia.

Pemerintah dan masyarakat Indonesia sepakat melawan Covid-19 melalui suntikan vaksin dan pencegahan lainnya seperti cuci tangan, pake masker (prokes).

“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang berjuang menyelamatkan masyarakat melalui vaksinasi. Vaksinasi dilakukan dengan terukur kepada seluruh lapisan masyarakat bahkan petugas banyak yang korban disalahkan akibat vaksin tersebut dan ada yang diproses hukum seperti berita penyuntikan vaksin kosong kepada murid SD”, kata Gandi.

“Ada juga berita anak SD di Deli Serdang meninggal akibat disuntik vaksin. Padahal vaksin disuntikkan dengan harapan agar terhindar dari Covid”, ujarnya.

Ditambahkan, setiap daerah saat ini berusaha agar semua divaksin termasuk anak sekolah sebagai generasi penerus.

Upaya Pemkab Deli Serdang dan semua daerah perlu didukung untuk memvaksin semua masyarakat. Musibah yang dialami anak sekolah yang baru divaksin di Deli Serdang, sesuai pemberitaan meninggal setelah kejang-kejang menurut berita, hal itu tidak diinginkan semua pihak termasuk petugas medis (Nakes).

“Jadi kami menghimbau kepada semua pihak jangan takut divaksin karena tujuannya baik dan kami yakini kalaupun ada yang meninggal dunia setelah divaksin itu tidak ada niat jahat dari para petugas Nakes. Juga kami yakini para petugas vaksin seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan mereka melakukan itu betul-betul tulus bekerja agar kita semua terhindar dari Covid melalui suntikan Vaksin”, ujar Gandi.

Korwi PMPHI Sumut itu juga mengaku sangat berkeyakinan jika vaksin yang disuntikkan untuk kita termasuk kepada anak sekolah yang meninggal itu adalah vaksi bagus.

“Kami juga melihat para petugas vaksinasi bekerja tulus dan maksimal. Kalaupun hal itu dicurigai mari kita semua berpikiran positif. Kami ulangi turut berduka cita dan para petugas harus tetap bekerja dengan tulus dan iklas seperti Dinas Pendidikan dan Kesehatan”, tutup Gandi.***