RSUD Salak Butuh Alat PCR

Senin, 6 September 2021 | 23:58 WIB

Pakpak Bharat, MPOL : Pandemi covid-19 yang melanda negeri tercinta ini membuat pemerintah pusat sampai ke daerah harus berjibaku untuk menuntaskan penularannya

Tidak terlepas Pakpak Bharat, merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pemerintah setempat sangat antusias untuk memutus mata rantai penularan covid-19 yang terkini semakin menggila.
Segala kegiatan untuk mempersempit ruang gerak dari wabah itu telah digelar, baik dari tahapan vaksinasi, menjalankan prokes dan lain sebagainya.  Sayangnya, ada satu fasilitas pendukung yang belum terlengkapi demi menunjang program tersebut, yakni Polymerase Chain Reaction  (PCR).
Diketahui, alat PCR merupakan metode pemerikasaan SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan mendapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2. Dibanding rapid test, pemerikasaan RT-PCR lebih akurat.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, dr Manuturi Situmorang saat disambangi di ruangannya, Senin (6/9), membenarkan prasarana tersebut belum ada di tempat fasilitas pusat kesehatan di kabupaten itu.
Sehingga, kata dokter yang masih muda dan energik itu, seluruh hasil tes SWAB yang reaktif di wilayah itu, hasilnya akan dibawa ke RSUD Tarutung, Kabupaten Tapunuli Utara (Taput) untuk pemeriksaan selanjutnya.
“Kita sudah usulkan untuk penggadaan fasilitas PCR tersebut kepada pemerintah setempat pada anggaran P-APBD tahun ini. Mudah-mudahan dapat direalisasikan”, pintanya. **