Positif Covid-19 di Sumut Tembus 6.051 Orang, Meninggal 6

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 22:08 WIB

 

Medan, MPOL : Pasien positif Corona hasil Swab PCR di Sumut akhirnya tembus 6.051 orang, menyusul adanya penambahan pasien baru sebanyak 73 orang. Sehari sebelumnya positif Covid-19 sebanyak 5.978 orang.

“Hingga Sabtu (22/8/2020) pasien positif di Sumut meroket ke 6.051 orang, setelah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 73 orang yang berasal dari berbagai daerah di Sumut,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan, kepada wartawan, Sabtu sore.

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah. Saat ini sebanyak 3.063 orang atau lebih dari separuh total positif covid-19 telah sembuh, karena ada pertambahan pasien sebanyak 80 orang.

Kemudian pasien covid-19 yang meninggal dunia bertambah 6 orang dan totalnya hingga kini menjadi 277 orang. Sedang total jumlah pasien positif covid-19 di Sumut yang menjalani perawatan sebanyak 2.711 orang.

Sementara jumlah kasus suspek (pasien dalam pengawasan) yang dirawat, sebut dr Whiko, sebanyak 598 orang atau bertambah 25 orang dari Jumat kemarin. Sedang jumlah spesimen Swab yang diperiksa sebanyak 32.925 sampel.

dr Whiko menyebutkan pertambahan 73 pasien baru itu berasal dari Medan 45 orang, Binjai 1 orang, Tebing Tinggi 2 orang, Deli Serdang 15 orang, Langkat 3 orang, Simalungun 1 orang, Dairi 1 orang, Batu Bara 1 orang, dan dari luar Sumut 3 orang, serta dari domisili belum diketahui 1 orang.

Kemudian pertambahan 80 pasien sembuh berasal dari Medan 7 orang, Pematang Siantar 2 orang, Binjai 2 orang, Tebing Tinggi 3 orang, Sibolga 1 orang, Deli Serdang 33 orang, Langkat 3 orang, Karo 1 orang, dan Tapanuli Utara 1 orang, serta dari luar Sumut 27 orang. Sedangkan 6 pasien yang meninggal semuanya dari Deli Serdang.

Menurut dr Whiko, dengan pertambahan pasien baru positif covid-19 di Sumut hingga saat ini, menunjukkan masih berlangsungnya penularan di tengah-tengah masyarakat.

Untuk memutus mata rantai penularan Virus Corona tersebut, sambung dr Whiko, harus dilakukan secara bersama-sama, yakni dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan mengindari keramaian. **