Pasca Aspem Musaddad Meninggal, Plt Walikota dan Keluarga Periksakan Diri Ke RS

Jumat, 27 Maret 2020 | 01:00 WIB

Medan – Pasca meninggalnya Asisten  Pemerintahan (Aspem) Setda Kota Medan, Musaddad Nasution, Plt Walikota H. Akhyar Nasution beserta keluarga memeriksakan diri ke RS Pirngadi Medan, Kamis (26/3/2020).

Ketika dikonfirmasi Humas RS Pirngadi, Edison Perangin-angin membenarkan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution dan keluarga datang ke Pirngadi. Namun, Edison mengaku tidak melihat para ajudan dan sejumlah Pejabat Eselon II lainnya di jajaran Pemko Medan beserta keluarga memeriksakan diri ke Pirngadi.

“Setahu ku yang ada tadi cuma Pak Akhyar saja beserta keluarga, kalau Eselon II nggak tahu. Aku nggak terlibat di tim ini,” kata Edison Perangin-angin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Alm Musaddad Nasution, Rabu kemarin meninggal dunia. Disebut-sebut, Asisten Pemerintahan Pemko Medan tersebut merupakan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) virus Corona (Covid 19) dan telah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUP Adam Malik Medan.

Dan hal ini dibenarkan Kasubbag Humas RSUP Adam Malik, Rosario Simanjuntak. Menurutnya, Alm Mussadad masuk kategori PDP Covid-19. Dia masuk ke RSUP milik Kementerian Kesehatan itu pada 23 Maret, dalam kondisi demam dan batuk.

Namun sampai saat ini, hasil laboratorium terhadap Alm Musaddad belum keluar, apakah positif atau negatif. “Iya, PDP. Masuk tanggal 23 Maret dengan kondisi demam dan batuk. Almarhum PDP karena ada riwayat perjalanan ke luar kota,” kata Rosario, Kamis.

Karena melihat kondisi itu, Plt Walikota Medan beserta ajudan dan sejumlah Pejabat Eselon II berikut keluarga ramai ramai memeriksakan diri ke Pirngadi. Diantaranya, Kepala BKD Muslim dan Asisten Umum Renward Parapat.

Selain diperiksa, mereka juga diberikan edukasi bagaimana cara untuk karantina diri sendiri oleh dokter paru. Namun, Edison mengatakan hanya melihat Plt Walikota dan keluarga yang datang ke RS Pirngadi. (Rh)