Nikson: Sebagai Garda Terdepan, Kades Harus Tegas Karantina Warga yang Pulkam Dari Daerah Terjangkit

Selasa, 7 April 2020 | 15:55 WIB

Taput – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Covid-19 Taput Drs. Nikson Nababan menginstruksikan Kepala Desa (Kades) agar tegas menindak warganya yang baru Pulang Kampung (Pulkam), apalagi datang dari zona merah pandemi Virus Corona.

“Pemudik yang Pulkam harus dikarantina dan penuh pengawasan yang ketat. Bila perlu disuplay makanannya selama 14 hari karantina,” tegas Nikson Nababan saat meninjau Posko Pelabuhan Muara, Senin (6/4).

Saat meninjau posko itu, Kades Hutanagodang melaporkan tentang kebijakan desanya dalam menangani orang yang terpaksa pulang kampung dari daerah terjangkit. Kades menyampaikan ada keluarga Lasdon Sianturi br Sianipar serta dua anaknya mudik dari Bandung ke Hutanagodang.

Menghadapi hal ini, masyarakat di desa tersebut mengambil kesepakatan agar keluarga tersebut di karantina selama 14 hari di rumah kosong yang telah disediakan. Hal ini sudah kesepakatan masyarakat desa, kebijakan karantina juga disertai dengan kebijakan suplay makanan bagi keluarga yang dikarantina, katanya.

Suplay makanan ini berupa beras, sayuran dan lauk. Dan sudah merupakan kerjasama Kepala Desa (Kades) dan masyarakat. Di samping itu, masyarakat juga turut mengawasi agar keluarga yang dikarantina benar benar turut aturan hingga benar benar dipastikan keluarga tersebut negatif dari Covid-19 hingga 14 hari ke depan sehingga pencegahan untuk penyebaran virus bisa kita atasi.

Garda Terdepan

Kades di Tapanuli Utara (Taput) harus bisa menjadi garda Terdepan pencegahan penyebaran Covid-19 di Desanya masing masing. Desa harus pro aktif dalam pencegahan penyebaran Corona

“Desa harus mengerahkan segala upaya dan mengaktifkan semua desa agar pro aktif dan kreatif melakukan berbagai hal yang dapat mencegah penularan Covid-19,” kata Bupati Nikson dihadapan seluruh Kades, Selasa (7/4).

Semua desa sudah harus melakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan orang orang yang masuk ke desa, pembuatan wastafel mobile, pembagian wedang jahe untuk meningkatkan imun tubuh masyarakat dan juga banyak lagi kegiatan yang dilakukan desa sebagai upaya pencegahan.

“Tetap semangat, tetap bergerak solid untuk menjaga wilayah masing masing. Kepala Desa yang mengetahui siapa warganya dan ada orang yang baru masuk atau tidak, lakukan yang terbaik untuk menjaga wargamu. Ini tugas kita bersama, bersama kita pasti bisa. Ikuti aturan yang telah kita sepakati,” tegas Nikson.

Nikson mencontohkan satu desa di Kecamatan Purbatua, yakni Desa Purbatua dengan Kepala Desa Sabar Simanjuntak yang sangat aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini. “Pembagian masker, pengecekan suhu dan pengecekan gejala kepada masyarakat, pembagian wedang jahe secara rutin ronda ronda posko di desa upaya lain yang tetap rutin dilakukan,” katanya. (TU.01)