Cegah Pandemi Covid-19, Bupati Tegaskan Pedagang Luar Samosir Tidak Boleh Masuk

Selasa, 14 April 2020 | 15:20 WIB

Samosir – Bupati Samosir Drs.Rapidin Simbolon yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 menegaskan ;para pedagang dan pendatang yang hendak masuk ke Samosir agar dijaga/diperiksa sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) kesehatan .

Jika pun harus, silahkan tetapi jalani dulu isolàsi selama 14 hari di tempat yang kita siapkan di Gedung BLK (Balai Latihan Kerja) di Kompleks Perkantoran Parbaba Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara, ujarnya kepada Medanposonline di rumah dinasnya, Selasa (14/4).

Menurut Bupati, hal ini harus dilakukan melihat situasi saat ini semakin merebaknya di daerah daerah tetangga. Bahkan sudah ada yang meninggal akibat positif Covid-19, seperti di Dairi dan daerah lainnya. Pedagang yang masuk ke Samosir diketahui dari Kabupaten tetangga setiap hari Rabu, dari Sidikalang, Humbang Hasundutan, Simalungun, Karo dan Toba.

“Semua ini kita lakukan demi kepentingan bersama warga Samosir dan warga Kabupaten tetangga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” ujarnya.

Kalau memang masyarakat Samosir membutuhkan pasokan seperti sayur mayur, buah, ikan laut dan lainnya, silahkan pedagang dari Samosir jemput bola di perbatasan wilayah Samosir atau ambil cara lain. Yang jelas pedagang dari luar tidak boleh masuk, kecuali bahan pangan seperti beras, telur itu bisa diperiksa kesehatan pengemudinya dan barang bawaannya disemprot desinfektan, tegasnya.

Menurutnya, pemberlakuan ini mulai hari ini, tapi karena waktu sudah mepet diberi kelonggaran kali ini dan besok Rabu (15/4). Bapenda, sudah menginformasikan kepada pengunjung bahwa Rabu depan tidak ada ampun, semua yang dari luar harus diisolasi selama 14 hari hingga Covid 19 berakhir. Bupati mengharapkan kerjasama dari semua pihak dan harap maklum.(TS.03)