Bupati Zahir Bangga Bulan Bakti Karang Taruna ke-60 Gotong Royong di 151 Desa dan Kelurahan

Minggu, 27 September 2020 | 22:35 WIB

Tanjung Gading, MPOL : Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh warga Karang Taruna, Tim Penggerak PKK dan masyarakat yang pada Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-60 tahun dapat mengisinya dengan bergotong royong serentak membersihkan Desa dan Kelurahan, Minggu (27/9/2020).

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir H. Zahir M.AP kepada Pengurus Karang Taruna dan masyarakat Batu Bara melalui ketuanya Nanda Octavian didampingi Sekretaris Ricky Ramadhan dan Bendahara Andy Lestari SKG ketika meninjau persiapan gotong royong Minggu (27/9) di Sekretariat Karang Taruna di Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka.

Foto bersama sebagian peserta di sela gotong royong di salah satu lokasi. (Foto: ist)

Gotong royong BBKT ke-60 tersebut berlangsung serentak di 151 Desa dan Kelurahan dihadiri Camat dari 12 Kecamatan, para Kepala Desa dan Lurah serta Babinsa dan Babinkamtibmas yang diperkirakan melibatkan 9.000 orang. Kegiatan antara lain membersihkan Taman Pemakaman Umum (kuburan), masjid, parit (drainase), jalan desa, kolam ikan, penimbunan jalan dan sarana olah raga.

Ketua Karang Taruna Batu Bara Nanda Octavian bersama Sekretaris Ricky Ramadhan dan Andi Lestari pada acara Bulan Bhakti Karang Taruna ini ikut bergotong royong di Kampung Inggris Desa Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador dan lanjut meninjau kegiatan gotong royong di Kampung Tenun Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi.

Sebagian peserta memanfaatkan pemandangan asri Kampung Inggris sebagai latar belakang foto bersama di sela gotong royong di lokasi tersebut. (Foto: ist)

 

Nanda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP yang berkenan meresmikan Bulan Bakti Karang Taruna k-60 Tingkat Kabupaten, demikian juga dengan para Kepala Dinas yang memberi dukungan, para Camat, Lurah/Kades serta Babinsa dan Babinkamtibmas maupun Tim Penggerak PKK Desa sehinga gotong royong bersih desa dan kelurahan berjalan dengan baik.

“Kegiatan gotong royong ini juga sekaligus sebagai upaya kita dalam membudayakan hidup bersih, yang di saat pandemi Corona (Covid-19) ini hidup bersih juga merupakan salah satu cara memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut,” katanya. **